Demi Jual Durian ke Takengon Aceh Tengah, Warga Kecamatan Linge Rela Jalan Kaki Lewati Sungai dan Tebing Sejauh 2 Km 

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 16 Januari 2026 | 21:02 WIB
Warga Kecamatan Linge Aceh Tengah rela menempuh sungai dan tebing untuk berjualan durian di Takengon. (Instagram.com/@serta_lia_gali)
Warga Kecamatan Linge Aceh Tengah rela menempuh sungai dan tebing untuk berjualan durian di Takengon. (Instagram.com/@serta_lia_gali)

SENAYANPOST - Hampir dua bulan sejak banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, sejumlah wilayah di Aceh Tengah masih kesulitan akses jalan darat.

Kendala akses jalan tersebut berpengaruh pada aktivitas sehari-hari, seperti distribusi bantuan, pendidikan, hingga proses jual beli hasil kebun warga.

Salah satunya terjadi pada warga di Desa Kute Reje, Kecamatan Linge, Aceh Tengah yang saat ini sedang melimpah hasila durian Jamat.

Jalan darat yang masih susah untuk dilalui membuat warga harus menempuh jalur yang menantang untuk bisa memasarkan durian ke Takengon.

Baca Juga: Ratusan Miliar untuk Pengadaan Alat Makan MBG, ICW: Itu Tanggung Jawab BGN atau SPPG?

Jalan Kaki Lewat Tepian Sungai Berarus Deras

Sebagian besar wilayah di Aceh Tengah masih bertahan dengan jembatan darurat berupa tali sling untuk bisa menyeberang ke desa lain yang terpisah oleh sungai.

Selain menggunakan tali sling, warga juga melintasi tebing batu di pinggir sungai untuk bisa mencapai desa di seberangnya.

Seperti dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @serta_lia_gali, tampak warga menggendong karung berisi durian sedang berjalan di bebatuan di pinggir sungai.

"Proses pengangkutan durian Jamat. Perjuangan ayah untuk keluarga bahagia," tulisnya di kolom caption, dikutip pada Jumat, 16 Januari 2026.

Dalam video itu, warga tampak berhati-hati ketika memijakkan kaki di atas dua bilah bambu yang digunakan sebagai jembatan kecil di atas batu tersebut.

Baca Juga: Pendakwah Salim A Fillah Pamit dari Wilayah Bencana Aceh Usai Bangun Jembatan untuk Akses 7 Desa hingga Sekolah Darurat

Sementara di bawahnya, tampak air sungai berwarna coklat memiliki arus yang cukup deras.

Berharap Ada Akses Jalan yang Lebih Aman

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X