Influencer Virdian Aurellio Ingatkan Bencana di Tanah Sumatera Bukan Sekadar Musibah: Konsekuensi dari Ulah Manusia

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 13 Januari 2026 | 14:00 WIB
Virdian Aurellio seorang influencer ingatkan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera bukan sekadar musibah. (Instagram.com/@virdian_aurellio)
Virdian Aurellio seorang influencer ingatkan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera bukan sekadar musibah. (Instagram.com/@virdian_aurellio)

SENAYANPOST - Influencer, Virdian Aurellio menceritakan pengalamannya saat melakukan aksi kemanusiaan pada lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh.

Sebelumnya, Aceh menjadi salah satu wilayah yang dilanda bencana banjir bandang di Sumatera, pada akhir November 2025 lalu.

Kini, Virdian menuturkan keyakinannya tentang adanya kesadaran ekologis yang tumbuh bagi kalangan generasi muda usai bencana di Tanah Sumatera.

"Ini yang bikin saya yakin bahwa perubahan Indonesia ada di tangan kita, generasi muda," tulis Virdian dalam unggahan Instagram pribadinya @virdian_aurellio, pada Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga: Jalan Darat Putus Akibat Banjir, Anak-Anak di Aceh Tengah Rela Lewat Jembatan Rusak hingga Turun ke Sungai Demi ke Sekolah

Virdian mencontohkan, salah satu bukti nyata itu terlihat saat dirinya melakukan sesi edukasi tentang bencana ekologis pada anak-anak yang menjadi korban bencana di Aceh.

"Contohnya jawaban adik kita dari Aceh yang ini bicara bahwa bencana lahir bukan sekadar musibah, tapi konsekuensi dari ulah manusia," ungkapnya.

"Kesadaran ekologis ada dalam jiwa generasi kita, saatnya bikin perubahan," imbuh Virdian.

Edukasi Bencana Lewat Dongeng dan Bahasa Bayi

Pada unggahan tersebut, terlihat cuplikan video yang menunjukkan cara Virdian saat bercerita tentang bencana ekologis ke anak-anak Aceh.

"Cerita tentang bencana ekologis ke siswa-siswi Aceh, pakai dongeng dan bahasa bayi," terang Virdian.

Baca Juga: Langsung ke DPR dan Mendagri, Menkes Ngeluh Mahalnya Tiket Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia

Tampak seorang anak perempuan mengutarakan pendapatnya di hadapan sang aktivis kemanusiaan itu bersama anak-anak lainnya di dalam sebuah tenda.

"Karena semua bencana ini ulah manusia juga, manusia menebang pohon, jadi itulah yang akhirnya terjadi longsor," tutur sang anak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X