Selain menjadi akses penghubung akses sekolah antardesa, jembatan itu juga menjadi jalan warga menuju kebun.
Sementara itu, dalam video yang diunggah akun TikTok @onikaskus, warga berharap agar jembatan penghubung desa bisa segera diperbaiki.
"Jadi, semua bapak dan ibunya menggendong di air yang mengalir ini. Jadi, saya mohon kepada pihak yang terkait untuk segera membangun jembatan tersebut," ucapnya dalam video tersebut, dikutip pada Selasa, 13 Januari 2026.
"Supaya anak-anak kami yang sekolah dan pertanian bisa cepat akses jembatan. Itu harapan kami. Jadi, orang mau pergi ke kebun, melalui lintas ini dan ini satu-satunya aksesnya," tambahnya.
Baca Juga: Aceh Belum Pulih, Ratusan Titik Longsor Masih Hantui Takengon
Aceh Tengah Masih dalam Status Tanggap Darurat
Mengenai penanganan bencana, Aceh Tengah kembali melakukan perpanjangan masa status tanggap darurat sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026.
Keputusan tersebut diambil karena kondisi lapangan di wilayah Aceh Tengah yang masih memerlukan penanganan intensif.
Menurut catatan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, masih ada 26 kampung dalam kondisi terisolir karena akses jalan darat yang terputus serta jembatan yang belum tertangani secara permanen usai banjir dan longsor akhir November 2025 lalu.
Bahkan, beberapa di antaranya masih harus menggunakan tali sling sebagai satu-satunya akses mobilitas warga dan distribusi bantuan.***
Artikel Terkait
Cerita Warga Pidie Jaya Aceh, Dievakuasi Setelah Hari ke-4 Banjir dan Tinggal Bersama 18 Orang di Posko: Makan Apa yang Ada
Warga Aceh Tamiang Ini Ungkap Bantuan Air Minum di Area Kota Menurun: Dulu Banyak Dikasih, Sekarang Nggak Ada
Aceh Belum Pulih, Ratusan Titik Longsor Masih Hantui Takengon
Kesaksian Anak Aceh Tamiang: Banjir Datang Cepat Seperti Tsunami Sungai
Langsung ke DPR dan Mendagri, Menkes Ngeluh Mahalnya Tiket Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia