SENAYANPOST - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, meninggal dunia pada Sabtu, 8 November 2025 di usia 72 tahun.
Kabar duka ini menyebar cepat di media sosial dan berbagai kanal berita nasional.
Informasi meninggalnya Antasari juga dikonfirmasi oleh sejumlah tokoh publik, termasuk mantan politisi Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang menyampaikan belasungkawa melalui akun X (Twitter) pribadinya.
"Turut mengantar dengan doa kepulangan Pak Antasari Azhar ke haribaan Sang Khalik. Husnul hayat wa husnul khatimah. Lahu al-Fatihah," tulis Anas di akun @anasurbaningrum pada Sabtu, 8 November 2025.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Tetapkan 8 Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Jokowi, Ini Daftarnya
Sosok dan Karier Awal
Antasari Azhar lahir di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953 dan diketahui sebagai anak keempat dari 15 bersaudara.
Ayahnya juga dikenal pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Pajak di Bangka Belitung.
Antasari menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, jurusan Tata Negara, dan lulus pada tahun 1981.
Setelah itu, ia memulai kariernya di bidang hukum melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) di bawah Departemen Kehakiman.
Kariernya di kejaksaan terus menanjak. Antasari pernah bertugas sebagai jaksa di berbagai daerah, mulai dari Jakarta Pusat, Tanjung Pinang, Lampung, hingga Jakarta Barat.
Baca Juga: Prabowo Turun Gunung, KPK Pastikan Penyelidikan Proyek Kereta Cepat Whoosh Tetap Jalan
Puncaknya, mantan ketua KPK itu menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja dan kemudian Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Puncak Karier di KPK
Artikel Terkait
Isu Mark Up Whoosh Memanas, Mahfud MD Sebut KPK Tak Masuk Akal Gegara Ini
KPK Respons Isu Mark Up Proyek Whoosh Usai Mahfud MD Klaim Perbedaan Hitungan Indonesia dan China
Mahfud MD Mengaku Siap Diperiksa KPK, Sebut Sumber Dugaan Mark Up Whoosh dari Tayangan TV
Mahfud MD Ingatkan KPK, Ada Pihak Lain yang Seharusnya Dipanggil Terkait Dugaan Mark Up Whoosh
Prabowo Turun Gunung, KPK Pastikan Penyelidikan Proyek Kereta Cepat Whoosh Tetap Jalan