"Dalam grup itu tidak ada satu pun perwakilan Google. Pertemuan dengan Google Indonesia baru terjadi setelah Pak Nadiem resmi menjabat sebagai menteri," katanya.
Baca Juga: Mahfud MD Soroti Minimnya Interaksi Nadiem Makarim dengan Kampus saat Menjabat Mendikbud
Abby juga menyebut grup Menteri Core terus berlanjut hingga Nadiem resmi dilantik, dan berfungsi hanya sebagai forum diskusi strategis antarstaf dan pakar pendidikan.
Tidak Ada Istilah Digitalisasi Pendidikan
Abby turut menjelaskan, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang dirancang Nadiem, tidak pernah tercantum istilah 'digitalisasi pendidikan' seperti yang ramai disebut dalam pemberitaan.
"Dalam RPJM yang dibuat saat itu, yang ada hanya pengadaan TIK sebagai bagian dari modernisasi pendidikan. Jadi bukan proyek digitalisasi dalam pengertian sempit atau yang dihubungkan dengan pengadaan Chromebook," jelas Abby.
Ia menegaskan, semua kegiatan yang dilakukan kliennya bersifat konseptual dan terbuka, serta tidak memiliki keterkaitan dengan dugaan praktik korupsi atau perencanaan proyek tertentu.***
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Nadiem Makarim Eks Mendikbudristek Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook
Pakai Rompi Pink dan Tangan Terborgol, Nadiem Makarim Tersangka Kasus Korupsi Chromebook: Tuhan Melindungi Saya, Kebenaran akan Keluar
Mahfud MD Soroti Minimnya Interaksi Nadiem Makarim dengan Kampus saat Menjabat Mendikbud
KPK Pastikan Kasus Google Cloud yang Menyeret Nadiem Makarim Tetap Berjalan, Siap Koordinasi dengan Kejagung
Ahli Bongkar Kejanggalan Kasus Nadiem Makarim: Bukti Lemah, Audit Tak Sah, Motif Politis