Prabowo Beri 3 Kali Peringatan ke Menteri 'Nakal': Lebih dari Itu Siap-siap Kena Reshuffle

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto beri ultimatum kepada menteri 'nakal', terancam kembali reshuffle Kabinet Merah Putih. (Instagram.com/@prabowo)
Presiden Prabowo Subianto beri ultimatum kepada menteri 'nakal', terancam kembali reshuffle Kabinet Merah Putih. (Instagram.com/@prabowo)

Lima Menteri Diganti pada Reshuffle Kedua

Kemudian, langkah besar dilakukan Prabowo pada reshuffle kedua yang berlangsung pada Senin, 8 September 2025.

Sebanyak lima menteri dicopot dari jabatannya, termasuk nama besar seperti Budi Gunawan, Sri Mulyani, Abdul Kadir Karding, Budi Arie Setiadi, dan Dito Ariotedjo.

Baca Juga: Trump Puji Prabowo di KTT Perdamaian Gaza: “Luar Biasa, Kerja Bagus untuk Perdamaian Dunia”

Presiden kemudian melantik empat menteri baru dan satu wakil menteri, yakni Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Terdapat pula nama Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah yang didampingi Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya.

Keputusan itu disebut sebagai upaya memperkuat koordinasi antar kementerian yang dinilai masih belum maksimal.

Reshuffle Ketiga di Akhir Tahun Pertama

Reshuffle ketiga dilakukan pada Rabu, 17 September 2025. Saat itu Prabowo mengganti satu menteri, dua wakil menteri, serta dua kepala badan.

Baca Juga: Former Chief of BAIS TNI Appreciation President Prabowo Conditional Recognition Strategy, Strengthening Indonesia's as a Moral Mediator in Middle East

Erick Thohir yang sebelumnya menjabat Menteri BUMN dialihkan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga.

Di sisi lain, posisi Menko Polkam yang sebelumnya kosong akhirnya diisi oleh Djamari Chaniago, sementara posisi lain diisi oleh tokoh-tokoh baru seperti Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan.

Konsolidasi ini juga memperlihatkan strategi Prabowo dalam menata ulang struktur pemerintahan agar lebih efektif menghadapi tantangan politik dan ekonomi di tahun berikutnya dalam masa pemerintahannya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X