"Presiden melihat kontribusi beliau dari awal dan itu menjadi alasan utama untuk menolak pengunduran diri karena itu hak prerogatif presiden, sangat wajar jika beliau meminta Hasan tetap menjalankan tugasnya" imbuhnya.
Sehingga menurut Prasetyo saat itu, memberi perintah pada Hasan Nasbi untuk memimpin Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan adalah sesuatu yang sah dan wajar.
Sempat Muncul Isu soal Anggaran di PCO
Mundurnya Hasan Nasbi saat itu juga diwarnai dengan isu permasalahan anggaran dana operasional untuk PCO.
Hal itu lantas dibantah tegas oleh Prasetyo Hadi dan memastikan tak ada permasalahan anggaran hingga berimbas pada penundaan gaji.
"Enggak, sama sekali nggak ada dan apa yang disampaikan itu, Alhamdulillah semuanya sudah selesai," ujar Prasetyo dalam kesempatan yang sama.
"Sebelum ada surat pengunduran diri itu pun sudah terselesaikan, jadi bukan ya, tidak ada kaitannya dengan masalah ini, dengan gaji karyawan atau isu belanja, semua sudah selesai," paparnya.
Baca Juga: Alasan Profesor Pondok Pesantren Putra Datuk Sulaiman Tampar Santri 3 Kali, Stroke Ringan
Hasan Nasbi Sempat Dapat Kritik Tajam karena Pernyataannya
Bulan Maret 2025 menjadi momen Hasan Nasbi banyak mendapat kritikan dari publik akibat pernyataan yang ia lontarkan.
Seperti saat ia menuliskan cuitan di X atau yang dulunya Twitter, menyebut beberapa pihak, yakni intelektual, influencer, dan para aktivis sudah menyebarkan provokasi hingga narasi bohong mengenai RUU TNI yang saat itu masih dibahas oleh DPR.
Ia juga sempat buka suara mengenai teror kepala babi yang diterima Tempo dengan mengatakan sebaiknya dimasak saja.
Kecaman atas pernyataannya tersebut bahkan datang dari Susi Pudjiastuti yang menyebutnya sebagai sosok ignorance dan mendesak Presiden Prabowo untuk tak lagi menunjuk Hasan sebagai juru bicara pemerintah.
Baca Juga: ASN Kemenpar Pengin Widiyanti Putri Wardhana Diganti, Emosional dan Cuma Urus Foto Cantik
Artikel Terkait
Soal Usulan Reshuffle Kabinet dari Rocky Gerung, Bahlil: Itu Hak Prerogatif Presiden
Istana Merespon Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih, Ungkap Fakta Prabowo Sering Lakukan Evaluasi Kinerja
Prabowo Subianto Reshuffle Menkeu Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa, Jansen Sitindaon: Pilihan Tepat!
Budi Arie Kena Reshuffle, Jokowi Sebut Bakal Temui Ketum Relawan Projo dalam Waktu Dekat
Mahfud MD Prediksi Bakal Ada Reshuffle Kabinet di Oktober, Nilai Masih Banyak Pejabat Tidak Kompeten