Kilas Balik Hasan Nasbi yang Sempat Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatan Kepala PCO, Baru ‘Dikabulkan’ Presiden Lewat Reshuffle

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 18 September 2025 | 22:07 WIB
Pengunduran Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan akhirnya dikabulkan Prabowo saat reshuffle kemarin. (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)
Pengunduran Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan akhirnya dikabulkan Prabowo saat reshuffle kemarin. (Tangkapan layar YouTube Kantor Komunikasi Kepresidenan)

"Presiden melihat kontribusi beliau dari awal dan itu menjadi alasan utama untuk menolak pengunduran diri karena itu hak prerogatif presiden, sangat wajar jika beliau meminta Hasan tetap menjalankan tugasnya" imbuhnya.

Sehingga menurut Prasetyo saat itu, memberi perintah pada Hasan Nasbi untuk memimpin Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan adalah sesuatu yang sah dan wajar.

Baca Juga: Heboh Surat Persetujuan Bila Anak Keracunan MBG Jadi Tanggung Jawab Orang Tua, Ni Luh Djelantik Desak Revisi Anggaran

Sempat Muncul Isu soal Anggaran di PCO

Mundurnya Hasan Nasbi saat itu juga diwarnai dengan isu permasalahan anggaran dana operasional untuk PCO.

Hal itu lantas dibantah tegas oleh Prasetyo Hadi dan memastikan tak ada permasalahan anggaran hingga berimbas pada penundaan gaji.

"Enggak, sama sekali nggak ada dan apa yang disampaikan itu, Alhamdulillah semuanya sudah selesai," ujar Prasetyo dalam kesempatan yang sama.

"Sebelum ada surat pengunduran diri itu pun sudah terselesaikan, jadi bukan ya, tidak ada kaitannya dengan masalah ini, dengan gaji karyawan atau isu belanja, semua sudah selesai," paparnya.

Baca Juga: Alasan Profesor Pondok Pesantren Putra Datuk Sulaiman Tampar Santri 3 Kali, Stroke Ringan

Hasan Nasbi Sempat Dapat Kritik Tajam karena Pernyataannya

Bulan Maret 2025 menjadi momen Hasan Nasbi banyak mendapat kritikan dari publik akibat pernyataan yang ia lontarkan.

Seperti saat ia menuliskan cuitan di X atau yang dulunya Twitter, menyebut beberapa pihak, yakni intelektual, influencer, dan para aktivis sudah menyebarkan provokasi hingga narasi bohong mengenai RUU TNI yang saat itu masih dibahas oleh DPR.

Ia juga sempat buka suara mengenai teror kepala babi yang diterima Tempo dengan mengatakan sebaiknya dimasak saja.

Kecaman atas pernyataannya tersebut bahkan datang dari Susi Pudjiastuti yang menyebutnya sebagai sosok ignorance dan mendesak Presiden Prabowo untuk tak lagi menunjuk Hasan sebagai juru bicara pemerintah.

Baca Juga: ASN Kemenpar Pengin Widiyanti Putri Wardhana Diganti, Emosional dan Cuma Urus Foto Cantik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Youtube Total Politik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X