SENAYANPOST – Media sosial dihebohkan dengan viralnya surat persetujuan yang meminta orang tua untuk bertanggung jawab bila anak keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Surat persetujuan tersebut diketahui berasal dari MTS Negeri 2 Brebes.
Dalam surat itu, orang tua juga diminta menyatakan kesediaannya untuk tidak menuntut sekolah atau panita MBG apabila sang anak mengalami gangguan kesehatan.
Baca Juga: ASN Kemenpar Pengin Widiyanti Putri Wardhana Diganti, Emosional dan Cuma Urus Foto Cantik
Hal itu disorot oleh Ni Luh Djelantik, seorang aktivis asal Bali.
Dalam postingan di akun Instagram @niluhdjelantik, ia menyarankan pemerintah agar melibatkan petani lokal di wilayah pelaksanaan MBG.
"Jika tidak memungkinkan maka berikan hak pengelolaan kepada kantin sekolah dengan pengawasan ketat. Berdayakan petani lokal agar ekonominya di wilayah tersebut," katanya pada Rabu, 17 September 2025.
Baca Juga: Pegawai Bongkar Permintaan Nyeleneh Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Minta Air Galon untuk Mandi
"Sisanya dialihkan untuk peningkatan kualitas sektor pendidikan/beasiswa bagi siswa tidak mampu/subsidi uang buku/seragam/pengembangan keahlian bahasa," jelasnya.
Berita mengenai keracunan MBG telah santer terdengar di berbagai wilayah di Indonesia. ***
Artikel Terkait
Wapres Gibran Rakabuming Digugat Rp125 Triliun, Sidang Perdata di PN Jakarta Pusat Kembali Ditunda Gegara Ini
Mandek Sejak 2009, RUU Perampasan Aset Jadi Poin Penting 17 Plus 8 Tuntutan Rakyat
Hanya 63 Detik, Ini Isi Pidato Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa di KTT Doha
Mahfud MD Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Haji 2024, PBNU Diduga Terlibat?
Jadwal Tayang dan Spoiler Anime One Piece Episode 1144: Debutnya Para Gorosei di Pulau Egghead!