SENAYANPOST – Media sosial dihebohkan dengan potongan video di mana terlihat seorang pria paruh baya yang menampar seorang remaja laki-laki.
Diketahui pria tersebut adalah seorang profesor berinisial S dan lokasi kejadian di Pondok Pesantren Putra Datuk Sulaiman, Palopo, Sulawesi Selatan.
Profesor S sebelumnya terekam CCTV melakukan kekerasan terhadap seorang santri setelah kegiatan pengajian subuh.
Baca Juga: ASN Kemenpar Pengin Widiyanti Putri Wardhana Diganti, Emosional dan Cuma Urus Foto Cantik
Remaja laki-laki yang seorang santri tersebut terlihat ditampar sebanyak tiga kali oleh profesor S.
Menurut pimpinan pondok pesantren, Sudarwin Tuo, pihaknya akan kooperatif dalam proses penyelidikan kasus ini.
Pondok Pesantren Datuk Sulaiman sendiri telah menonaktifkan pelaku berdasarkan surat pernyataan yang terbit pada Senin, 15 September 2025.
Baca Juga: Pegawai Bongkar Permintaan Nyeleneh Menpar Widiyanti Putri Wardhana, Minta Air Galon untuk Mandi
"Jika pihak keluarga menempuh jalur hukum maka pihak pondok akan kooperatif memberikan keterangan," kata Sudarwin, Rabu, 17 September 2025.
"Pihak pimpinan kampus melakukan pendekatan kekeluargaan kepada korban dan kedua orang tua santri," ucapnya. ***
Artikel Terkait
Cowboy Style ala Menkeu Purbaya, Gaya Santai sang Menteri Baru RI yang Justru Jadi Taruhan di Awal Masa Jabatan
Wapres Gibran Rakabuming Digugat Rp125 Triliun, Sidang Perdata di PN Jakarta Pusat Kembali Ditunda Gegara Ini
Mandek Sejak 2009, RUU Perampasan Aset Jadi Poin Penting 17 Plus 8 Tuntutan Rakyat
Hanya 63 Detik, Ini Isi Pidato Presiden Suriah Ahmad Al Sharaa di KTT Doha
Mahfud MD Desak KPK Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Haji 2024, PBNU Diduga Terlibat?