Demonstrasi tersebut untuk menyuarakan aspirasi rakyat yang menuntut pembatalan sederetan tunjangan anggota DPR di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang lesu.
Selanjutnya, demo tanggal 28 Agustus 2025 makin panas usai seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.
Berbagai demo yang diwarnai kekerasan, penjarahan, hingga pembakaran oleh para oknum makin meluas di beberapa kota selain Jakarta.
Kini, situasi sudah lebih tenang dan DPR bersama Pemerintah tengah melakukan audiensi dengan perwakilan mahasiswa dan masyarakat mengenai tuntutan rakyat.***
Artikel Terkait
DPR Akan Gelar Rapat Evaluasi Menyikapi Aspirasi Rakyat Pasca Aksi Demonstrasi, Sufmi Dasco: Termasuk 17+8
Dasco Minta Maaf DPR Masih Keliru Jalankan Tugas Jadi Wakil Rakyat, Singgung soal Tunjangan Anggota Dewan hingga Perjalanan Dinas ke Luar Negeri
Janji Puan Maharani: DPR akan Berbenah hingga Terbuka Mendengar Aspirasi Rakyat, Bakal Proses Kebijakan Tunjangan dan Kunjungan Luar Negeri
Istana Jelaskan Kriteria Polisi Naik Pangkat: Jadi Korban Tindak Anarki oleh Pelaku Anarki
Viral 17+8 Tuntutan Rakyat di Medsos, Yusril: Pemerintah Respons Positif, Mustahil Mengabaikan