"Tentunya tekad daripada seluruh Anggota DPR yang mengambil pelajaran, memetik pelajaran dari peristiwa-peristiwa ke belakang untuk dijadikan evaluasi secara bersama," pungkasnya.
Sebelumnya, tuntutan rakyat tersebut muncul sebagai rangkuman desakan publik yang ramai di media sosial, dengan tenggat waktu pemenuhan hingga 5 September 2025.
Tuntutan tersebut menekankan pada transparansi, reformasi, dan empati dari lembaga legislatif.***
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Jadi Tamu Hari Kemenangan Tiongkok, Bersanding dengan Xi Jinping hingga Putin
Alhamdulillah Bukan Seperti Arab Spring
Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo di China Kurang dari 8 Jam, Langsung Pulang ke Indonesia Usai Selesaikan Agenda Kenegaraan
6 Alasan Tompi Ogah Jadi Anggota DPR, Tawaran Nyaleg 2 Kali Ditolak
Polisi Penabrak Affan Kurniawan Dipecat Tidak Hormat, Kompol Cosmas Kaju Gae Dinyatakan Bersalah