SENAYANPOST - Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menanggapi soal pemakzulan Gibran yang diusulkan oleh Forum Purnawirawan TNI.
Menurut AM Hendropriyono, masyarakat harus melihat kembali hasil survei kepuasan kinerja Prabowo-Gibran yang hasilnya mencapai 80 persen di awal kepemimpinan.
Ia juga mengaku prihatin dengan tingkat literasi masyarakat Indonesia yang masih dibilang rendah.
Oleh karena itu, masyarakat harus mencermati berita atau informasi yang beredar.
Sebagai orang yang memiliki latar belakang intelijen, AM Hendropriyono curiga ada yang bermain dalam isu ini.
"Sebetulnya kita kembali kepada kinerja pemerintah yang lebih dari 80 persen dinilai oleh masyarakat," kata AM Hendropriyono pada 4 Mei 2025, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Rhenald Kasali.
"Itu kan tidak terbaca oleh masyarakat yang dalam hal ini literasi media," tambahnya.
Ini menjadi peluang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi.
"Jadi masyarakat itu tidak terbaca itu. Jadi dengan rendahnya itu kan masuk mengisi orang-orang yang ingin memberikan masukan kepada pemerintah," jelasnya.
Baca Juga: Wiranto Bongkar Respon Presiden Prabowo Soal Tuntutan Purnawirawan TNI yang Minta Gibran Turun
Sebagaimana diketahui, Forum Purnawirawan TNI yang salah satunya didukung oleh mantan Wakil Presiden Try Sutrisno menyetujui untuk memakzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Jadi ketutup itu yang 80 persen itu semua. Jadi masyarakat mendengar seolah-olah ini suara seluruh," katanya.
Mantan Kepala BIN itu mengungkapkan bahwa pernyataan tersebut sudah ditanggapi dan diluruskan oleh Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD).
Artikel Terkait
Wapres Gibran Kunjungi Pengungsian Warga Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Wapres Gibran Ingatkan Momen Puncak Bonus Demografi Indonesia, Sebut Sebagai Peluang Menentukan Masa Depan Bangsa
Sudah Ditonton 5 Juta Moviegoers, Gibran Sebut Film Jumbo Sebagai Era Baru Industri Animasi Indonesia
Wiranto Bongkar Respon Presiden Prabowo Soal Tuntutan Purnawirawan TNI yang Minta Gibran Turun
Wapres Gibran Umumkan AI Bakal Jadi Kurikulum Baru di Sekolah, Pembelajaran Siap Dimulai di Tahun Ajaran Baru