Muhammadiyah Tegaskan Tolak Keras Feodalisme Ilmu Pengetahuan

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Kamis, 27 Februari 2025 | 21:55 WIB
Busyro Muqoddas (muhammadiyah)
Busyro Muqoddas (muhammadiyah)

Oleh karena itu, Ketua Komisi Yudusial Republik Indonesia 2005 – 2010 menjelaskan bahwa PP Muhamamdiyah sangat menghormati dan tidak akan membatasi kebebasan akademik, khususnya pesantren dan pergutuan tinggi, yang merupakan institusi keilmuan yang memiliki dan mengembangkan otoritas ilmu.

 

“Pesantren dan perguruan tinggi sudah melakukan kajian Al Qur’an dan As Sunnah dengan dukungan ilmu seperti filsafat, tidak perlu meminta izin kepada PP Muhammadiyah, karena itu sudah termasuk otoritas ilmu,” pungkasnya. (Muqoddas).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X