Ya, AI akan masuk dan tak bisa dipisahkan dari dunia sastra. Para penulis mau tak mau, suka atau tidak suka, akan bersahabat dengan AI.
Baca Juga: Polisi Ungkap Pemicu KDRT Armor Toreador terhadap Istrinya Cut Intan Nabila
Jangan seperti Bon Jovi dan Elton John yang khawatir para penulis dan pemusik kariernya akan tersodok AI. Jadikan AI sebagai asisten dalam dunia sastra dan musik, kata Denny JA dalam sambutan peluncuran sastra musikal berbasis AI beberapa waktu lalu di Jakarta.
Satupena kini diketuai Denny JA. Dan bila Denny JA yang memimpin, kata Elza Peldi Tahir—penulis buku puisi esai *Manusia Gerobak*—segalanya akan lancar.
Bagiku, DJA seperti Midas. Apa pun yang disentuhnya akan menjadi emas. Dan Satupena pun, akan menjadi emas sastra di masa depan. Semoga.
Bangkitlah sastra dan budaya Indonesia.
Artikel Terkait
Pelajar Muhammadiyah Desak Kemendikbudristek Tarik Panduan Buku Rekomendasi Sastra
AM Hendropriyono Hadiri Acara Pelantikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2024-2029, Desty Damayanti
Terjemahan Lirik Lagu Simple, Kali Uchis dalam Bahasa Indonesia
Terjemahan Lirik Lagu Destiny, YUNGYU 8TURN dalam Bahasa Indonesia
Terjemahan Lirik Lagu Take Care, NIKI dalam Bahasa Indonesia
Pesona Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, Penghargaan Kekayaan Budaya Hindu di Indonesia