Baca Juga: Jawaban Singkat Jokowi saat Ditanya 5 Warga NU Sambangi Presiden Israel
Ketua PBNU, Gus Yahya dalam konferensi pers menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kunjungan tersebut.
Gus Yahya menegaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan atas nama pribadi.
Namun, sebagian pengamat sangsi jika pemuda tersebut tidak membawa nama organisasi untuk bertemu dengan pejabat tinggi Israel.
Lebih lanjut, Gus Yahya mengungkapkan juga bahwa pertemuan tersebut tidak membahas substansi terkait kondisi rakyat Palestina yang saat ini dijajah oleh Israel.
Baca Juga: EKSKLUSIF : Muhammadiyah Berharap Prabowo Subianto Perkuat Demokrasi Sipil
Ia juga menilai pertemuan tersebut gagal dan tidak menghasilkan apa-apa.
"Secara substansial tidak ada yang strategis, itu sebabnya saya bilang ini adalah inisiatif pribadi yang saya katakan gagal, karena enggak ada hasilnya apa-apa," kata Gus Yahya saat konferensi pers pada 16 Juli lalu.
"Apalagi perjanjian ini itu, wong dialog yang dilakukan tidak ada yang substansial untuk membantu rakyat Palestina, itu tidak ada," lanjutnya.***
Artikel Terkait
Nadirsyah Hosen Sayangkan Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel: Jauh dari Prinsip NU
Jawaban Singkat Jokowi saat Ditanya 5 Warga NU Sambangi Presiden Israel
Kemlu Buka Suara Terkait Kunjungan 5 Warga NU ke Israel, Tegaskan Tak Wakili Sikap Pemerintah Indonesia
EKSKLUSIF : Muhammadiyah Berharap Prabowo Subianto Perkuat Demokrasi Sipil
Gus Yahya Soroti Pertemuan 5 Warga NU dengan Presiden Israel, Sebut Tak Bahas soal Rakyat Palestina