SENAYANPOST – Bintang tamu taklshow d’Rooftalk detik.com pada Rabu 3 Juli 2024 sangat Istimewa. Dipandu Pemimpin Redaksi DETIK.COM Alfito Deannova dan rekannya Elfan Sutrisno, program Blak-Blakan d’Rooftalk kali ini menghadirkan guru besar pertama ilmu intelijen Prof Abdullah Mahmud Hendropriyono.
Saat ditanya oleh Alfito Deannova terkait latar belakang keluarga yang agamis dan pernah bersekolah di Sekolah Muhammadiyah, Kepala Badan Intelijen Negara 2001-2004 menjawab bahwa dari kecil ingin menjadi tentara.
“Saya dulu memang sekolah di Muhammadiyah. Tapi Muhammadiyah zaman dulu beda. Dulu kita dari kelas empat dan kelas lima, komunikasi dengan Bahasa Inggris. Guru-guru juga mengajarnya dengan Bahasa Inggris,” ungkapnya.
Diberlakukannya bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda di sekolah-sekolah Muhammadiyah bertujuan untuk menyaingi mutu sekolah-sekolah Belanda, bahkan beberapa pengajarnya merupakan orang asli Belanda.
“Untuk menyaingi sekolah Belanda seperti Kanisius. Sekolah saya juga terdapat guru Belanda. Bu Spoor itu orang Belanda,”
Karena ingin meneruskan perjuangan ayahnya, AM Hendropriyono kemudian meneruskan ke sekolah negeri.
“Masuk Negeri karena saya ingin jadi tentara. Harus sekolah negeri.