Gegara Olok-olok Palestina di Restoran Terafiliasi Penjajah Israel hingga Viral, Lima Siswa Ini Wajib Lapor ke Disdik DKI Jakarta

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 12 Juni 2024 | 18:02 WIB
Lima siswa yang mengolok-olok Palestina hingga viral di salah satu restoran terafiliasi penjajah Israel wajib lapor ke Disdik DKI Jakarta. (Instagram.com/@disdikdki)
Lima siswa yang mengolok-olok Palestina hingga viral di salah satu restoran terafiliasi penjajah Israel wajib lapor ke Disdik DKI Jakarta. (Instagram.com/@disdikdki)

SENAYANPOST - Viral lima remaja mengolok-olok rakyat Palestina yang saat ini tengah mengalami genosida di Gaza.

Akibatnya, lima siswa yang diketahui salah satunya siswa SMPN 216 Jakarta mendapat kecaman keras dari netizen.

Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan pihaknya meminta kelima siswa tersebut untuk wajib lapor dan mendapatkan pembinaan.

"Untuk para siswa kami kenakan wajib lapor ke sekolah selama satu minggu kepada guru BK (Bimbingan Konseling)," kata Budi Awaluddin pada 12 Juni 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Baca Juga: AS Sebut Israel Penjajah Berkomitmen Gencatan Senjata di Gaza

"Selama satu minggu akan kita berikan pembinaan kepada kelima siswa tersebut," tambahnya.

Pembinaan tersebut bertujuan agar kerukunan dan toleransi melekat pada siswa sekolah.

"Agar pembinaan kebangsaan ini melekat kepada diri kita sehingga toleransi kerukunan persatuan dan kesatuan itu terjalin di sekolah," ujarnya.

Sebelumnya, Budi juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas insiden yang menghebohkan dunia maya tersebut.

"Kami atas nama orang tua dan siswa mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ujar Budi.

Baca Juga: Hamas dan Jihad Islam Palestina Sampaikan Tanggapan Gencatan Senjata di Gaza kepada Mediator

Budi menjelaskan bahwa kelima remaja tersebut melakukan tindakan tersebut dengan niat bercanda tanpa mengetahui konsekuensi ke depannya.

"Mereka sangat menyesali apa yang telah terjadi. Dan mereka sempat menangis semua, dalam kondisi yang ketakutan dan mereka memohon kepada kita agar bisa dibantu terkait hal ini," terangnya.

Budi menerangkan bahwa kelima remaja tersebut sedang bercanda ketika insiden itu terjadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X