Baca Juga: Yayasan Buka Suara soal Kelaikan Bus Study Tour SMK Lingga Kencana Depok Usai Kecelakaan di Ciater
Hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan bekas pengereman, namun yang ada hanyalah bekas gesekan antara bus dengan aspal.
Sopir bus, Sadira, yang merupakan warga Kota Bekasi itu telah mengetahui kalau kendaraan itu bermasalah dalam hal pengereman.
Fakta lain bahwa di dalam kantong ruang udara kompresor ditemukan campuran oli dan air, kemudian oli pada kendaraan bus ditemukan dalam keadaan keruh dan di dalam minyak rem tersebut terdapat air yang melebihi persen persen.
Selain itu, jarak antara kampas rem di bawah standar, serta terjadi kebocoran O-Ring di dalam ruang relief foam. Polisi menyimpulkan bahwa penyebab dari terjadinya laka lantas tersebut, yaitu karena adanya kegagalan fungsi pengereman.***
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Awal Penyebab Kecelakaan Kerja di PT IMIP Morowali, Manajemen Pastikan Tabung Oksigen Tak Meledak
Keluarga Korban Kecelakaan Ciater Buka Suara soal Kondisi Bus yang Ditumpangi Rombongan SMK Lingga Kencana Depok
Buntut Kecelakaan Maut di Ciater, Yayasan Panggil Panitia Study Tour SMK Lingga Kencana Depok
Yayasan Buka Suara soal Kelaikan Bus Study Tour SMK Lingga Kencana Depok Usai Kecelakaan di Ciater
Polisi Buka Suara soal Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Singgung soal Rem Blong
Supir Jadi Tersangka Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok, Polisi: Tidak Ditemukan Bekas Pengereman