Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Depok mengatakan bahwa kecelakaan ini menjadi pelajaran bagi semua pihak.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdik Kota Depok, Siti Chaerijah Aurijah.
"Musibah ini kami turut belasungkawa dan turut berduka cita," kata Siti Chaerijah ditemui pada Minggu, 12 Mei 2024.
Baca Juga: Keberadaan Yahya Sinwar Petinggi Hamas di Gaza Masih Misterius, Ini Kata Pejabat Israel
Pihaknya akan mengevaluasi kegiatan yang mengharuskan siswa ke luar kota.
"Disdik Depok akan melakukan evaluasi kegiatan sekolah SMP yang memang harus keluar kota," lanjutnya.
Tidak hanya itu, sekolah juga wajib memastikan travel atau PO bus yang digunakan untuk kegiatan ke luar kota.
"Imbauan juga harus menggunakan travel wajib untuk cek fisik agar bus benar-benar dalam kondisi prima," jelasnya.
Buntut dari insiden ini, Pemerintah Kota Depok juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga: Nonton Chief Detective 1958 Episode 8 Sub Indo, Lengkap dengan Prediksi
"Kami akan koordinasi dengan (Diknas) Jawa Barat dan mungkin nanti di tingkat SMP atau SD juga akan ada evaluasi," kata Wakil Wali Kota Depok, Budi Hartono.
"Syarat dan ketentuan berlaku jika ingin melakukan kunjungan luar kota," tambahnya.
Pemkot Depok juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam mengusut kasus ini.
"Kami juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut permasalahan ini dengan pihak penyelenggara travel bus tersebut," tandasnya.***
Artikel Terkait
Kecelakaan Mengerikan di Exit Toll Bawen, Truk Tabrak Belasan Kendaraan yang Sedang Berhenti
Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Maut di Exit Tol Bawen Bertambah
Baim Wong Kecelakaan, Mobil Ringsek Tabrak Beton di Mal
Hasil Investigasi Awal Penyebab Kecelakaan Kerja di PT IMIP Morowali, Manajemen Pastikan Tabung Oksigen Tak Meledak
Keluarga Korban Kecelakaan Ciater Buka Suara soal Kondisi Bus yang Ditumpangi Rombongan SMK Lingga Kencana Depok