Petugas lalu menunjukkan invoice yang menunjukkan bahwa harga tas tersebut lebih dari 1.000 USD.
Baca Juga: Netanyahu Ogah Bebaskan Ribuan Warga Palestina atau Tarik Tentara IDF dari Gaza
“Mbak saya belinya 1000 Dollar nih mbak,” kata penumpang wanita.
“Tapi ini gimana?” jawab si petugas seraya menunjukkan invoice dari penumpang.
“Gini aja mbak, diambil aja siapa yang mau 1000 Dollar, kayak gitu gak apa-apa,” tambah penumpang pria.
“Kita nggak beli tas juga pak, jadi gimana dong,” jawab petugas.
Namun, penumpang yang tidak terima lalu mengatakan bahwa tas Hermes itu palsu.
Sehingga harganya tidak mencapai 4.000 USD.
Baca Juga: Sering Pamer Kendaraan Mahal, Padahal Penghasilan Sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Hanya Segini
Bahkan penumpang pria sampai bersumpah bahwa tas itu palsu dan invoice tersebut bukan invoice untuk tas Hermes tersebut.
“Yang ini palsu kok, saya berani sumpah belinya 1000 USD,” tegas penumpang pria yang menolak membayar pajak.
Petugas kemudian meminta invoice asli untuk tas Hermes yang mereka beli.
Namun, penumpang pria tetap bersikeras tidak mau menuruti arahan petugas Bea Cukai.
Artikel Terkait
Sering Pamer Kendaraan Mahal, Padahal Penghasilan Sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Hanya Segini
Viral Pegawai Bea Cukai Makassar Diduga Pamer Harta Kekayaan di Medsos, Kemenkeu Panggil Andhi Pramono
Khawatir Kalah Pemilu AS, Joe Biden Ogah Dukung Netanyahu Perang Panjang di Palestina
Netanyahu Ogah Bebaskan Ribuan Warga Palestina atau Tarik Tentara IDF dari Gaza
Penjajah Israel 'Ogah-ogahan' Gencatan Senjata di Gaza, Ismail Haniyeh Sebut Hamas Siap Capai Kesepakatan