"Ya, itu satu proses yang harus dilalui. Jangan kita juga munafik, jangan kita juga membohongi publik dengan menyebarkan berita-berita palsu, apalagi Anda calon pemimpin," terangnya.
Menurutnya, pemimpin yang baik bukan hanya pintar tapi memiliki karakter yang baik.
Lebih lanjut, Luhut menilai data yang disampaikan Cak Imin saat debat cawapres beberapa waktu lalu kurang tepat.
"Karakter itu, menurut saya, yang utama, bukan hanya soal pintar," jelasnya.***
Artikel Terkait
Menteri Luhut Bereaksi Karena PDKT-nya Sama Indonesia, Eh Tesla Buka Kantor Cabang di Malaysia
Subsidi Mobil Listrik Dikritik Anies Baswedan, Luhut: Suruh Dia Datangi Saya
Luhut Binsar Pandjaitan Hadiri Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik: Saya Dibilang 'Lord'
Luhut Akan Audit Aliran Dana Semua LSM, Buntut Kasus Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti
Luhut Binsar Sentil Cak Imin soal Hilirisasi: Anda Berbohong pada Publik