Sementara itu, Presidium MER-C Indonesia, Dr Sarbini Abdul Murad mengonfirmasi bahwa RS Indonesia yang berada di utara Gaza diduduki oleh tentara Israel.
Menindaklanjuti hal tersebut, MER-C Indonesia bersurat kepada organisasi kesehatan dunia WHO.
"Dalam beberapa hari ini, MER-C akan berkirim surat ke WHO agar badan kesehatan dunia itu mengirimkan tim investigasi ke sana," kata Sarbini dalam konferensi persnya beberapa waktu lalu.
Menurut Sarbini, WHO memiliki kewenangan tersebut untuk menginvestigasi.
Baca Juga: Babak Belur di Shujaiya, Batalion Golani Mundur dari Gaza
Israel juga telah melanggar aturan hukum humaniter di mana rumah sakit adalah tempat yang netral, bukan dijadikan markas militer.***
Artikel Terkait
RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak
IDF Temukan Terowongan Besar Hamas di Perbatasan Gaza Utara
Benarkah RS Indonesia di Gaza Diduduki Tentara Israel? Ini Penjelasan MER-C
76 Hari Genosida Israel ke Gaza, Juru Bicara Abu Ubaidah dari Brigade Al Qassam: Musuh Masih Lakukan Kejahatan Perang
Babak Belur di Shujaiya, Batalion Golani Mundur dari Gaza