Sambutan Dalam Pengukuhan Guru Besar STHM

photo author
AM Hendropriyono, Senayan Post
- Selasa, 7 November 2023 | 10:37 WIB
AM Hendropriyono
AM Hendropriyono

SENAYANPOST - Para Guru Besar yang sangat terpelajar,

Di tengah hari bahagia atas bergabungnya Jenderal TNI Profesor DR Dudung Abdurrahman sebagai Guru Besar STHM ini, masyarakat kita sedang dilanda demam Pemilu, yaitu penyakit sosial periodik menjelang pergantian kepemimpinan nasional Republik Indonesia 2024-2029.

Sejak reformasi bergulir pada tahun 1998 kita telah mengamandemen UUD 1945 sebanyak 4 (empat) kali, sehingga mulai tahun 2002 secara bertahap tapi pasti kita telah semakin jauh memasuki sistem politik demokrasi liberal.

Dalam sistem tersebut tantangan yang harus dihadapi adalah idealisme keterbukaan, yang selalu berhadapan dengan idealisme kedisiplinan sosial.

Baca Juga: Kesan dan Pesan AM Hendropriyono Hadiri Perayaan Ulang Tahun Anita Ratnasari Istri Chairul Tanjung

Sesuai atau tidaknya tingkah laku setiap warga negara dengan aturan perundang-undangan, merupakan kriteria penilaian terhadap tinggi atau rendahnya disiplin masyarakat.

Tanpa disiplin tidak mungkin ada semangat kehidupan yang beretika, tidak akan ada rasa kebersamaan serta tidak akan dapat mencerdaskan kehidupan bangsa secara profesional.

Kehidupan tanpa etika merupakan celah bagi kekuasaan politik, sehingga memungkinkan terjadinya tindak pidana oleh penyelenggara negara yang tidak dapat dihukum.

Karenanya diperlukan kritik dalam perspektif filsafat hukum dan hukum pidana, sebagai kerja intelektual dalam mengatasi rendahnya moral penguasa yang sedang demam melalui kebebasan mimbar akademik di Sekolah Tinggi Hukum Militer.

Baca Juga: Wejangan dari AM Hendropriyono untuk Pemuda Indonesia di Taman Arum Udumbara

Civitas academica senantiasa mengibarkan panji-panji keilmuan untuk menemukan, bahwa kepastian hukum harus senantiasa bergerak bersama dinamika perkembangan keadaan politik.

Keadilan hukum harus selalu merupakan sintesa dari antinomi kedaulatan hukum dengan kedaulatan rakyat. Disiplin hukum sebagai ilmu di STHM selalu juga berjalan seiring dengan kewaspadaan nasional, yang mengedepankan keamanan terhadap isu radikalisme, terorisme dan aksi-aksi subversif negara adikuasa dalam pilpres 2024.

Kebanggaan kita bersama kini adalah bertambahnya anggota Senat Dewan Guru Besar, seorang mantan KASAD yang Perwira Penyerah Perkara (Papera) tertinggi di lingkunganTNI Angkatan Darat yang telah terbukti sarat dengan prestasi.

Bergabungnya Profesor DR Dudung Abdurrahman insya Allah akan menambah kredibilitas Akademik bagi STHM. Dengan menyimak peribahasa yang berbunyi Patah Tumbuh Hilang Berganti, maka saya yang kini sudah merangkak ke usia 79 tahun dan telah mengabdi selama 8 tahun ini, mohon ijin mengundurkan diri dan bergabung kembali sebagai anggota dalam Senat.

Baca Juga: Kenalkan Taman Arum Udumbara AM Hendropriyono Raih Gelar Rekor Muri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X