AM Hendropriyono soal Konflik Israel-Palestina: Nestapa untuk Intelijen, Tapi Berkah untuk Politik

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Sabtu, 14 Oktober 2023 | 17:31 WIB
Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono memberikan pandangan soal konflik Israel dan Palestina yang tidak lepas dari peran Amerika. (Dokumentasi SenayanPost.com)
Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono memberikan pandangan soal konflik Israel dan Palestina yang tidak lepas dari peran Amerika. (Dokumentasi SenayanPost.com)

SENAYANPOST - Pakar intelijen AM Hendropriyono melihat ada hal lain dalam konflik Israel dan Palestina yang akhir-akhir ini kian memanas.

Tidak dipungkiri, ada tangan Amerika Serikat menurut AM Hendropriyono dalam konflik Israel dan Palestina.

AM Hendropriyono juga menilai bahwa Amerika Serikat adalah dalang dari setiap masalah yang ada di Timur Tengah termasuk konflik Israel dan Palestina ini.

Baca Juga: Pengakuan Tak Terduga Jada Pinkett soal Will Smith, Mulai dari Insiden Piala Oscar 2022 hingga Pisah Rumah

Guru besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara juga menyebut bahwa Amerika saat ini sangat terfokus dengan China.

"Amerika sendiri ini sebagai dalang dalam setiap masalah di Timur Tengah itu sekarang terlalu terpikat kepada China," kata AM Hendropriyono pada 14 Oktober 2023, dikutip SenayanPost.com dari YouTube Kilat Media.

Saking fokusnya dengan China, hingga saat ini Amerika belum menetapkan duta besarnya di Israel.

Baca Juga: Manga One Piece 1095: Apa Hubungan Bartholomew Kuma dan Joy Boy?

"Sampai-sampai pelantikan atau persetujuan tentang duta besar. Duta besar Amerika Serikat ini di Israel nggak ada, belum disetujui oleh kongres," lanjutnya.

Selain Israel, beberapa negara seperti Oman dan Mesir juga mengalami hal yang sama.

"Ternyata di negara seperti Israel kemudian Oman, Mesir. Itu duta besar Amerika belum ada tuh. Pikirannya ke China aja, menghadapi China," ungkapnya.

Baca Juga: AM Hendropriyono Sebut Intelijen Israel Lupakan Hal Ini hingga Dianggap Kecolongan Hamas

Hendro juga bercerita bahwa dulu Amerika menggelontorkan banyak dana untuk intelijen menangkal kaum radikal teroris.

"Sekarang nggak ada biayanya, biayanya sekarang untuk menghadapi China," imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: YouTube Kilat Media

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X