SENAYANPOST - Sejarah kelam Gerakan 30 September atau yang dikenal G30S, yang dijalankan oleh Partai Komunis Indonesia alias PKI ternyata melibatkan pihak asing.
Menurut Mantan Kepala Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono menyebutkan bahwa G30S PKI melibatkan CIA dan intelijen Inggris.
Tak asal bicara, karena AM Hendropriyono mendapatkan informasi tersebut dari sebuah kongres di Amerika Serikat, dalam kongres tersebut menyebut G30S PKI adalah operasi CIA yang gagal.
“Yang pernah saya sampaikan adalah hasil dari pengumuman sendiri oleh Kongres Amerika Serikat tiap 30 tahun tentang hasil kerja yang ditutup-tutupi, waktu itu mereka membuka saat 1995,” ungkap AM Hendropriyono.
Baca Juga: Cerita AM Hendropriyono tentang Tentara Indonesia Menyamar Pegawai Klub Malam untuk Melawan Inggris
Laporan tersebut telah dibagikan dalam Kongres Amerika Serikat pada tahun 1995, dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa G30S PKI dan Operasi Teluk Babi adalah operasi CIA yang gagal.
“30 tahun kemudian dia ceritakan G30S PKI sebagaimana juga Operasi Teluk Babi di Kuba kegagalan operasi gagal intelijennya, keterangan Kongres,” jelas AM Hendropriyono.
Lebih lanjut AM Hendropriyono pun mencari tahu lagi terkait kapan CIA ikut campur urusan Pemerintah Indonesia, dan terkuak sejak Kemerdekaan Indonesia.
“Artinya negeri kita diobok-obok CIA, saya baru baca bukunya CIA mengobok-obok sejak kita mulai berdiri sebagai bangsa Indonesia, jadi kita berat sekali mau maju, dari merdeka sampai revolusi sampai 1950 kita masih merasa ada hantu di Istana kita yang mengobok-obok,” beber AM Hendropriyono.
Baca Juga: Kesaksian AM Hendropriyono Sebelum Tragedi G30S PKI, Sempat Sambangi Rumah Letjen Ahmad Yani
Tak hanya CIA karena menurut AM Hendropriyono, peristiwa G30S PKI ada campur tangan intelijen Inggris.
Hal ini diketahui langsung Hendropriyono, bagaimana Inggris membuat kabar hoaks via radio di Singapura.
Inggris menyerang lewat media massa, membuat narasi bohong soal Presiden Soekarno komunis dan sebagainya.
“Ini bukan hanya CIA, yang lebih ikut campur tangan langsung adalah Inggris, saya ingat benar kalau partner saya itu IRD ya Information Research Department, Inggris sampai sekarang juga Malaysia mewarisi itu canggih itu, perangnya perang psikologis terperosok tembak tembakan dari Marcopolo perang psikologi lewat media massa, yang paling ngeri itu radio dari Singapura Inggris lancarkan berita bohong menjelek-jelekkan Soekarno, PKI, Komunis menderita, nggak akan sejahtera,” beber AM Hendropriyono.
Artikel Terkait
Setelah Bertemu dengan Ganjar Pranowo, AM Hendropriyono Ungkap Hal Ini
Bukan Menakuti-Nakuti, AM Hendropriyono: Polemik Al Zaytun Bisa Jadi Pematik Perang Artificial Intelligence
Peristiwa G30S PKI: Kilas Balik Kontroversial dalam Sejarah Indonesia
Kesaksian AM Hendropriyono Sebelum Tragedi G30S PKI, Sempat Sambangi Rumah Letjen Ahmad Yani
Fakta baru: PKI ternyata bagian Operasi CIA dan Inggris di Indonesia
Cerita AM Hendropriyono tentang Tentara Indonesia Menyamar Pegawai Klub Malam untuk Melawan Inggris