khazanah

Loyalitas, Kecerdasan, dan Kesinambungan dalam Pengabdian Kebangsaan (Mengenal Sufmi Dasco Ahmad)

Rabu, 22 Oktober 2025 | 10:05 WIB
AM Hendropriyono saat mendampingi kunjungan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad di Kraton Majapahit Jakarta. (Dok. Kilat)

 

Oleh: A.M. Hendropriyono

Sekertaris Pengendalian Operasi Pembangunan RI (1995-1998)

 

Dalam perjalanan panjang politik Indonesia, hanya sedikit tokoh yang mampu menjaga keseimbangan antara idealisme, loyalitas, dan kecerdasan politik secara konsisten lintas rezim pemerintahan. Salah satu di antaranya adalah Sufmi Dasco Ahmad, sosok yang dikenal tenang, sistematis, dan teguh memegang kompas kebangsaan dalam setiap langkah politiknya.

 

Dari Aktivisme ke Parlemen: Jalan Panjang Pengabdian
Sejak awal keterlibatannya dalam dunia politik, Sufmi Dasco menunjukkan karakter khas seorang organisator yang terukur dan berpikir jangka panjang. Ia aktif membangun basis ideologis Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sejak masa awal berdirinya, menjadi salah satu arsitek pengokoh struktur partai hingga ke akar rumput.

Di parlemen, kariernya menanjak melalui kinerja nyata. Dari anggota Komisi hingga akhirnya menjadi Wakil Ketua DPR RI, Dasco menunjukkan integritas dan kemampuan mengelola dinamika politik yang kompleks. Ia tidak hanya menjadi wakil rakyat dalam arti formal, tetapi juga penjaga ritme hubungan antara pemerintah, parlemen, dan rakyat. Dalam banyak peristiwa politik penting, ia kerap menjadi figur jembatan — memastikan perbedaan kepentingan tetap berada dalam bingkai kepentingan nasional.

 

Lintas Era Presiden: Konsistensi di Tengah Perubahan
Menarik untuk dicatat, Sufmi Dasco Ahmad tetap memainkan peran konstruktif di setiap era pemerintahan — dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, hingga kini Presiden Prabowo Subianto. Dalam setiap periode itu, ia menjaga keseimbangan antara mendukung kebijakan nasional dan mengkritisinya secara elegan demi kepentingan rakyat.

Di masa pemerintahan Jokowi, Dasco dikenal sebagai figur legislatif yang rasional, menolak politik gaduh, dan memilih jalur diplomasi politik yang produktif. Kini, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, ia tampil sebagai salah satu pilar penopang politik pemerintahan yang stabil — memastikan agenda besar pembangunan nasional berjalan dengan dukungan politik yang solid dan kondusif.

Konsistensinya ini bukan hanya soal jabatan, melainkan tentang loyalitas terhadap gagasan besar Indonesia: membangun bangsa yang kuat, berdaulat, dan bermartabat.

 

Politik Sebagai Pengabdian, Bukan Ambisi:
Ciri khas Sufmi Dasco terletak pada gaya politiknya yang tenang namun tegas, rasional namun penuh empati. Ia memahami bahwa politik bukan sekadar kompetisi kekuasaan, melainkan seni untuk menyeimbangkan kepentingan tanpa kehilangan nilai moral dan kemanusiaan.

Halaman:

Tags

Terkini

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB

Krapyak

Selasa, 21 April 2026 | 22:32 WIB

Muslihat AS Menyerang Iran

Selasa, 14 April 2026 | 17:11 WIB