internasional

AS Terancam Gagal Bayar Plafon Utang, Kesepakatan Presiden Joe Biden dan Kevin McCarthy Berakhir Buntu

Selasa, 23 Mei 2023 | 14:36 WIB
Presiden AS Joe Biden belum menemui kata sepakat dengan Ketua DPR Kevin McCarthy terkait utang negara yang makin menggunung. (Instagram.com/@whitehouse)

Dia tidak mau mempertimbangkan rencana Biden untuk memotong defisit dengan menaikkan pajak atas orang kaya dan menutup celah pajak untuk industri minyak dan farmasi.

Baca Juga: Disney Plus Umumkan Perubahan Strategi Rilis Serial MCU, Loki Season 2 Termasuk?

Ketua DPR AS itu meminta pemerintah agar berfokus pada pengurangan pengeluaran dalam anggaran federal 2024.

Demokrat dan Republik memiliki waktu hingga 1 Juni untuk meningkatkan batas pinjaman sendiri pemerintah atau memicu gagal bayar utang yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menurut para ekonom dapat menyebabkan resesi.

Menteri Keuangan Janet Yellen pada hari Senin menawarkan pengingat serius tentang betapa sedikit waktu yang tersisa.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penipuan Tiket Konser Coldplay, Ungkap Modus yang Dilakukan Pelaku

Yellen mengatakan perkiraan tanggal gagal bayar paling awal tetap 1 Juni.

Menurutnya, 'sangat mungkin' Departemen Keuangan tidak lagi dapat membayar semua kewajiban pemerintah pada awal Juni jika plafon utang tidak dinaikkan.

Perwakilan Republik Patrick McHenry, yang hadir dalam pertemuan Gedung Putih, mengesampingkan kesepakatan anggaran parsial untuk menaikkan plafon utang.
"Tidak ada yang akan menyetujui apa pun sampai kita memiliki kesepakatan akhir," ujarnya.

Baca Juga: Studio Mappa Rilis Key Visual Baru Anime Attack on Titan Final Season Part 3

Dia mengatakan nada dalam pertemuan Biden adalah yang paling positif.

Setiap kesepakatan untuk menaikkan batas harus melewati kedua kamar Kongres, dan karena itu bergantung pada dukungan bipartisan.

Partai Republik McCarthy menguasai DPR 222-213, sementara Demokrat Biden memegang Senat 51-49.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka akan Lakukan Gebrakan, Bikin Acara Besar Bersama Ganjar Pranowo

Kegagalan untuk mengangkat plafon utang akan memicu default yang akan mengguncang pasar keuangan dan mendorong suku bunga lebih tinggi dalam segala hal mulai dari pembayaran mobil hingga kartu kredit.***

Halaman:

Tags

Terkini