Baca Juga: Jam Tayang dan Prediksi Demon Slayer Season 3 Episode 6, Sajikan Pertarungan Intens dan Emosional
"Itulah mengapa saya mengatakan bahwa China tidak bisa membiarkan Rusia kalah," imbuhnya.
Dengan apa yang terjadi akhir-akhir ini, Mearsheimer memprediksi Perang Rusia dan Ukraina akan berlangsung lama.
Hal ini juga sempat disampaikan oleh pengamat militer dan geopolitik, Dr Connie Rahakundini Bakrie.
"Artinya, perang di Ukraina kemungkinan besar akan berlangsung lama," jelasnya.
Baca Juga: Spoiler Manga One Piece Chapter 1083, Sabo Ungkap Insiden Reverie yang Sebenarnya!
"Kemungkinan besar akan terus berlanjut karena Rusia dan Ukraina tidak mengikutsertakan China," lanjutnya.
Menurutnya, Rusia dan Ukraina sulit untuk satu suara dalam meja perundingan.
"Rusia dan Ukraina tidak memiliki tujuan yang sama untuk mencapai kesepakatan," katanya.
Akademisi dari Univesitas Chicago ini memperkirakan akan terjadi 'cold peace' dan gencatan senjata dalam perang ini.
Baca Juga: Begini Jadinya Jika Motor Honda CB150X Berada di Tangan Modifikator
"Yang bisa kita harapkan dari Perang Rusia dan Ukraina ini adalah 'cold peace'," ungkapnya.
Jika China terlibat dalam perang ini, tentu saja orang-orang berasumsi mereka memiliki kepentingan yang sangat jelas.
"Kemudian ketika memasukkan China, orang-orang bisa berargumen bahwa mereka memiliki kepentingan pribadi dalam perang," terangnya.
Dari sudut pandang AS, jika perang terus berlanjut, maka mereka akan fokus di Eropa Timur.