internasional

Jenderal Mesir Ungkap Sebab Konflik di Sudan

Senin, 1 Mei 2023 | 11:37 WIB

SENAYAN POST - Konflik di Sudan antara Tentara dengan Pasukan Pendukung Cepat (RSF) yang berlangsung sejak pertengahan April 2023 lalu terus berlangsung.

Dosen Sekolah Komando Angkatan Bersenjata Mesir Mayjen (Purn) Samir Farag mengungkap alasan penyebab konflik di Sudan antara kedua belah pihak yaitu krisis keamanan di Darfur.

Pasukan Pendukung Cepat (RSF) merupakan paramiliter yang dibentuk oleh Tentara Sudan untuk melawan separatis-separatis bersenjata yang ingin memisahkan diri dari negara itu.

Baca Juga: Ibu Kota Ukraina Diserang Rusia Pakai Pesawat Tanpa Awak Sebanyak 3 Unit

Pernyataan tersebut disampaikan dalam program ‘Ala Masuliyati di stasiun El Balad TV Mesir pada Minggu, 30 April 2023 dipandu oleh presenter Ahmad Musa.

"Wilayah Darfur menjadi rebutan karena memiliki sumber daya alam yang kaya raya baik emas, uranium, minyak hingga hewan ternak dan pertanian. Juga diperebutkan oleh sejumlah negara tetangga Sudan seperti Libya, Chad, Niger, Afrika Tengah dan Sudan Selatan, yang juga membantu agar Darfur melepaskan diri dari Sudan," jelasnya.

Mantan Direktur Pembinaan Mental Angkatan Bersenjata Mesir ini menjelaskan bahwa Jenderal Abdul Fattah Al Burhan merupakan figur milter karir yang cerdas berbeda dengan Muhammad Hamdan Daqlu alias Hamidaty.

Baca Juga: Tiga Pesawat Tempur F-16 aman Disiagakan untuk Pengamanan KTT Asean di Labuan Bajo

"Abdul Fattah Al Burhan pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Infantri dan Sekolah Komando Angkatan Bersenjata Mesir. Sedangkan Hamidaty hanya lulusan sekolah dasar dan saat ini menjadi buronan International Crime Court (ICC) karena terlibat pelanggaran HAM berat akan tetapi ingin berkuasa di Sudan," ungkap veteran perang 6 Oktober 1973 ini. (Muqoddas).***

Tags

Terkini