Kompleks Al Aqsa di Kota Tua Yerusalem adalah situs tersuci ketiga umat Islam di mana puluhan ribu orang beribadah selama Ramadhan.
Itu juga merupakan situs paling suci Yudaisme, yang dipuja sebagai Temple Mount, sisa dari dua kuil Yahudi dalam Alkitab.
Baca Juga: Rusia Pegang Presidensi Dewan Keamanan PBB, Presiden Volodymyr Zelenskiy Sebut Absurd dan Destruktif
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan situasi pada 'ekstrimis' yang membarikade diri di dalam masjid dengan senjata, batu dan kembang api.
"Israel berkomitmen untuk mempertahankan kebebasan beribadah, akses bebas ke semua agama dan status quo di Temple Mount dan tidak akan membiarkan ekstremis kekerasan mengubah itu," katanya dalam sebuah pernyataan.
Di bawah pengaturan 'status quo' lama yang mengatur kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem, non-Muslim dapat berkunjung tetapi hanya Muslim yang boleh beribadah. Beberapa pengunjung Yahudi semakin sering berdoa di sana meskipun ada pengaturan itu.***