internasional

Donald Trump Dituduh 34 Kejahatan Pemalsuan Catatan Bisnis, Minta Partai Republik Lakukan Hal Ini

Kamis, 6 April 2023 | 09:07 WIB
Mantan Presiden AS, Donald Trump didakwa 34 pemalsuan catatan bisnis, tuntut Departemen Kehakiman dan FBI pangkas dana. (Instagram.com/@realdonaldtrump)

Baca Juga: Rusia Klaim Rebut Kota Bakhmut, Presiden Volodymyr Zelenskiy Justru Bilang Begini

Trump sendiri menunjuk direktur FBI saat ini, Christopher Wray, setelah memecat kepala FBI sebelumnya, James Comey, pada 2017.

Trump mendukung peningkatan pengeluaran untuk Departemen Kehakiman saat menjabat sebagai presiden dari 2017 hingga 2021.

Anggarannya meningkat 4 persen selama rentang waktu itu menjadi 38,7 miliar dolar AS, menurut data Gedung Putih.

Baca Juga: Profil Evan Gershkovich, Wartawan Amerika Serikat yang Dituding Mata-mata oleh Rusia

Salah satu penyelidikan penasihat khusus berfokus pada upaya Trump dan sekutunya untuk membatalkan hasil pemilu 2020 yang dia kalahkan dari Presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Mantan Wakil Presiden Mike Pence telah memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas putusan hakim yang mengharuskan dia untuk bersaksi di hadapan dewan juri dalam penyelidikan tentang percakapan yang dia lakukan dengan Trump menjelang serangan 6 Januari 2021 di US Capitol oleh pendukung Trump.

Investigasi Smith lainnya berfokus pada dokumen rahasia yang disimpan Trump setelah meninggalkan jabatannya.

Baca Juga: Selain Narkoba, Korut juga Eksekusi Mati Warganya yang Melakukan Kegiatan Agama

FBI pada hari Rabu menolak mengomentari pernyataan Trump. Departemen Kehakiman juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Pengurangan dana untuk penegakan hukum federal juga tidak akan memengaruhi penyelidikan kriminal lain yang melibatkan Trump yang dipimpin oleh seorang jaksa wilayah di Georgia, dengan fokus pada apakah dia secara tidak sah berusaha membatalkan kekalahannya dalam pemilu tahun 2020 di negara bagian itu.***

Halaman:

Tags

Terkini