SENAYAN POST - Rusia kabarnya telah merebut Kota Bakhmut, Ukraina sebagaimana disampaikan kepala pasukan tentara bayaran Wagner.
Tidak hanya itu, tentara bayaran Wagner juga sudah mengibarkan bendera Rusia di Kota Bakhmut, Ukraina.
Terkait direbutnya Kota Bakhmut oleh Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bereaksi lain.
Bakhmut telah menjadi tempat salah satu pertempuran paling berdarah dalam perang, sekarang di tahun kedua, dengan banyak korban di kedua sisi dan sebagian besar kota timur dihancurkan oleh pengeboman.
Baca Juga: Selain Narkoba, Korut juga Eksekusi Mati Warganya yang Melakukan Kegiatan Agama
Kepala Tentara Wagner Yevgeny Prigozhin mengatakan pasukannya, yang telah mempelopori kampanye Kremlin untuk mengepung dan merebut Bakhmut.
Pihaknya mengklaim telah mengibarkan bendera Rusia di gedung administrasi di pusat kota.
Namun dia mengakui bahwa pasukan Ukraina masih memegang posisi.
"Dari segi hukum, Bakhmut sudah direbut. Musuh terkonsentrasi di bagian barat," katanya dalam video yang diunggah di Telegram pada 2 April 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.
Baca Juga: Menlu Iran Menelpon Menlu Arab Saudi
Namun militer Ukraina mengatakan pada Senin bahwa pertempuran masih berlangsung di Bakhmut dan beberapa kota lainnya.
"Musuh terus menyerang kota Bakhmut. Namun, pembela kami dengan berani mempertahankan kota itu," kata perwakilan militer Ukraina.
Serhiy Bratchuk, juru bicara administrasi militer Odesa, juga mencemooh klaim Prigozhin.
"Apa artinya jika bendera Ukraina digantung di gedung Moskow, itu berarti Moskow telah direbut?" katanya di Telegram.