internasional

Komentar Menohok Jubir Kemlu Iran soal Kematian Mendadak Senator AS Lindsey Graham

Senin, 13 Juli 2026 | 19:07 WIB
Jubir Kemlu Iran Esmail Baqaei menanggapi kematian mendadak Senator AS Lindsey Graham yang dikenal sebagai pendukung Israel. (Instagram.com/@lindseygrahamsc)

SENAYANPOST - Senator Amerika Serikat dari Carolina Selatan, Lindsey Graham, dilaporkan mengalami kematian mendadak akibat diseksi aorta yang dipicu penyakit kardiovaskular aterosklerotik kronis.

Hal ini disampaikan berdasarkan temuan awal kantor pemeriksa medis (Medical Examiner) Washington DC yang dirilis pada Minggu.

Dalam laporan awal tersebut disebutkan bahwa senator berusia 71 tahun itu meninggal akibat diseksi aorta akibat penyakit kardiovaskular aterosklerotik.

Diseksi aorta merupakan kondisi serius ketika terjadi robekan pada lapisan dinding aorta, pembuluh darah utama yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini lebih sering terjadi pada pria lanjut usia.

Baca Juga: Kemlu Iran: AS Dinilai Langgar Nota Kesepahaman Islamabad, Teheran Tegaskan Tetap Beritikad Baik

Meski demikian, kantor pemeriksa medis menyatakan penyelidikan belum sepenuhnya selesai.

Sertifikat kematian masih ditangguhkan hingga hasil pemeriksaan toksikologi dan analisis mikroskopis rampung.

"Sertifikat kematian akan ditangguhkan hingga seluruh pemeriksaan toksikologi dan mikroskopis selesai. Setelah itu sertifikat akan diperbarui untuk mencerminkan penyebab serta klasifikasi kematian secara tepat," demikian keterangan kantor pemeriksa medis pada 12 Juli 2026, dikutip SenayanPost.com dari New York Post.

Laporan juga menyebutkan Graham memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarganya. Ayahnya, Florence James Graham, dilaporkan meninggal akibat serangan jantung pada usia akhir 60-an.

Baca Juga: Iran Akan Meninjau Kembali Tawaran Kapal untuk Transit Melalui Selat Hormuz Setelah Situasi Stabil

Sebelum meninggal, petugas layanan darurat menerima laporan mengenai seseorang yang mengalami nyeri dada di kediaman Graham di kawasan Capitol Hill sekitar pukul 20.30 waktu setempat.

Petugas medis sempat melakukan resusitasi jantung paru (CPR) sebelum Graham dilarikan ke Rumah Sakit Universitas George Washington.

Namun, ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Kantor Senator Graham sebelumnya mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui pernyataan resmi.

Halaman:

Tags

Terkini