SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa komitmen Teheran dalam mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah tetap kuat dan berkelanjutan.
Dalam unggahan di platform X pada Rabu, Araghchi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, ke Iran.
"Senang menyambut Field Marshal Munir di Iran," tulis Araghchi pada 15 April 2026, dikutip SenayanPost.com dari IRNA News Agency.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pakistan atas peran sebagai tuan rumah dalam pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS), yang menurutnya mencerminkan hubungan bilateral yang erat antara kedua negara.
Baca Juga: Iran Tolak Tuduhan Program Senjata Nuklir, Sebut sebagai 'Kebohongan Besar'
"Hal ini mencerminkan hubungan bilateral kami yang dalam dan sangat kuat," tambahnya.
Araghchi menegaskan bahwa kedua negara memiliki pandangan yang sejalan terkait pentingnya stabilitas kawasan.
"Komitmen kami untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di kawasan tetap kuat—dan dibagikan bersama," ujarnya.
Kunjungan delegasi tingkat tinggi Pakistan ke Teheran disebut memiliki fokus pembahasan terkait dinamika regional, termasuk proses diplomasi yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, pada 8 April, telah dicapai gencatan senjata sementara selama dua pekan yang membuka ruang bagi negosiasi yang dimediasi di Islamabad.
Baca Juga: Beda dengan Donald Trump, Israel Penjajah Masih Ingin Perubahan Rezim di Iran
Dalam pertemuan tersebut, Iran disebut mengajukan rencana sepuluh poin yang mencakup penarikan pasukan Amerika Serikat, pencabutan sanksi, serta penguatan kedaulatan atas Selat Hormuz.
Meski telah berlangsung perundingan intensif selama 21 jam dengan pihak AS di Pakistan, delegasi Iran kembali ke Teheran tanpa kesepakatan.