Trump mengatakan kepada NBC News bahwa jatuhnya jet tersebut tidak akan memengaruhi negosiasi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama sebulan dengan Iran.
"Tidak, sama sekali tidak. Tidak, ini perang. Kita sedang berperang," kata Trump kepada stasiun televisi tersebut sebagaimana dikutip SenayanPost.com pada 4 April 2026 dari Times of Israel.
Secara terpisah, Trump belum siap untuk mengatakan apa yang akan dilakukan AS jika anggota kru yang hilang tersebut terluka, lapor The Independent, mengutip wawancara singkat dengannya.
Trump mengatakan dia tidak dapat berkomentar tentang tindakan apa yang mungkin akan diambilnya jika pasukan Iran mencapai pilot yang jatuh tersebut, kata The Independent.
"Kami berharap itu tidak akan terjadi," kata Trump.
Stasiun penyiaran publik Kan melaporkan pada hari Jumat bahwa Israel siap untuk perang dua minggu lagi dengan Iran, mencatat bahwa jangka waktu tersebut melampaui empat hingga enam minggu yang awalnya ditetapkan oleh Gedung Putih.
Para pejabat Israel mengatakan kepada Kan bahwa perang bahkan mungkin berlanjut lebih dari dua minggu, dan persiapan sedang dilakukan untuk Hari Peringatan Holocaust Israel, Hari Memorial, dan Hari Kemerdekaan di bawah serangan.
AS dan Israel melancarkan kampanye pengeboman terhadap Iran pada 28 Februari dalam upaya untuk menggoyahkan rezimnya dan menghancurkan program nuklir serta rudal balistiknya.***