internasional

Senator Demokrat Sebut Donald Trump Bakal Turunkan Pasukan AS ke Iran

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:21 WIB
Senator Partai Demokrat, Richard Blumenthal mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump bakal turunkan pasukan ke Iran. (X.com/@SenBlumenthal)

SENAYANPOST - Senator dari Partai Demokrat, Richard Blumenthal pada hari Selasa mengatakan kepada wartawan bahwa ia percaya Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump 'sedang menuju pengerahan pasukan Amerika di Iran'.

Blumenthal berbicara kepada wartawan di Capitol Hill setelah keluar dari pengarahan rahasia untuk anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat.

Hal ini terjadi setelah kantor berita Reuters, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, melaporkan pada hari Selasa bahwa setidaknya 150 tentara AS telah terluka dalam perang AS-Israel di Iran sejauh ini.

Delapan lainnya telah dipastikan tewas di Teluk.

Komentar Blumenthal mungkin merupakan indikasi paling jelas sejauh ini tentang apa yang sedang dipertimbangkan Trump untuk dilakukan selanjutnya dalam perang di Iran, mengingat ia sendiri bahkan belum memberikan alasan yang jelas kepada publik untuk aksi militer yang disebut 'Operasi Epic Fury'.

Baca Juga: IRGC Sebut Gelombang ke-37 Operasi Janji Sejati 4 yang Terberat Sejak Awal Perang

Partai Demokrat mengecam presiden karena tidak meminta otorisasi kongres untuk perang tersebut, yang secara teori berada dalam wewenang mereka, dan karena tidak mampu mengartikulasikan secara tepat apa yang ingin dicapainya, mengingat ia telah mengkritik perang dan operasi perubahan rezim AS di Timur Tengah di masa lalu.

"Saya keluar dari pengarahan ini dengan perasaan tidak puas dan marah, terus terang, seperti yang saya rasakan dari pengarahan mana pun selama 15 tahun saya di Senat," kata Blumenthal pada 10 Maret 2026, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.

"Saya paling prihatin tentang ancaman terhadap nyawa warga Amerika karena potensi pengerahan putra dan putri kita di Iran. Kita tampaknya berada di jalur menuju pengerahan pasukan Amerika," tambahnya.

Blumenthal juga menuduh Rusia dan Tiongkok membantu Iran dalam perang tersebut.

Baca Juga: Ratusan Tentara AS Komplain, Perang AS–Israel di Iran Digambarkan sebagai Nubuat Alkitab

"Secara harfiah, Rusia tampaknya membantu musuh kita. Secara aktif dan intensif. Dengan intelijen dan mungkin dengan cara lain. Dan China mungkin juga membantu Iran," ujarnya.

Pesan yang membingungkan

Diminta untuk menanggapi komentar Blumenthal pada konferensi pers Gedung Putih, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan bahwa anggota parlemen Demokrat 'jelas bersikap sangat tidak jujur'.

Halaman:

Tags

Terkini