internasional

Dunia Waspada Perang Timur Tengah Usai Serangan AS dan Israel ke Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:09 WIB
Dunia mulai khawatir dan waspada perang di Timur Tengah usai serangan AS dan Israel ke Iran belum lama ini. (X.com/@CENTCOM)

SENAYANPOST - Sejumlah negara dan organisasi internasional menyuarakan kekhawatiran akan potensi perang regional di Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Pemerintah Rusia termasuk yang paling awal merespons, dengan menyerukan warganya untuk segera meninggalkan Iran.

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev bahkan menyebut upaya diplomasi sebelumnya dengan Washington sebagai sekadar 'kedok'.

Uni Eropa memperingatkan bahwa situasi di kawasan kini sangat berbahaya dan menekankan pentingnya perlindungan warga sipil.

Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen mendesak semua pihak menahan diri serta memastikan keamanan fasilitas nuklir di Iran.

Baca Juga: Iran Tuding AS dan Israel Serang Teheran, Kedubes di Jakarta Minta Dunia Kecam Agresi

Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas mengumumkan penarikan personel non-esensial dari kawasan Timur Tengah sebagai langkah pencegahan.

Pemerintah Inggris juga menyampaikan kekhawatiran bahwa serangan tersebut dapat memicu konflik yang lebih luas.

London mendesak warganya di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab untuk mencari perlindungan.

"Kami tidak ingin melihat eskalasi lebih lanjut menjadi konflik regional yang lebih luas," kata juru bicara pemerintah Inggris, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel pada 28 Februari 2026.

Pihaknya menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga negara mereka.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Israel Luncurkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Status Darurat Ditetapkan

Militer Yordania menyatakan telah mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk melindungi wilayahnya.

Halaman:

Tags

Terkini