SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi memastikan pembicaraan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) berlangsung di Muscat, Oman.
Hal ini disampaikan Araghchi lewat akun X resminya @araghchi belum lama ini.
Pertemuan yang difasilitasi Oman ini akan berlangsung pada pukul 10 pagi waktu setempat.
Rencananya, Iran dan AS akan membicarakan soal nuklir.
Baca Juga: Hindari Perang Besar, AS Pilih Tunda Serangan Militer ke Iran
"Pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat dijadwalkan akan diadakan di Muscat (ibu kota Oman) sekitar pukul 10.00 pagi hari Jumat. Saya berterima kasih kepada saudara-saudara kami dari Oman atas semua pengaturan yang diperlukan," tulis diplomat senior Iran itu di halaman X-nya pada 5 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com.
Sebelumnya, koresponden Axios Barak Ravid melaporkan, mengutip sumber, bahwa pembicaraan antara AS dan Iran tentang program nuklir Teheran, yang dijadwalkan pada 6 Februari di Oman, telah dibatalkan.
Menurut reporter tersebut, hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan kedua pihak untuk menyepakati format pembicaraan.
Pembicaraan antara Teheran dan Washington tentang program nuklir Iran dijadwalkan pada hari Jumat di Oman dan akan melibatkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan Utusan Khusus Presiden AS Steve Witkoff, lapor ISNA.
Menurut kantor berita tersebut, pembicaraan akan mengikuti format yang sama seperti tahun lalu, ketika kedua pihak mengadakan diskusi tidak langsung yang dimediasi oleh Muscat.
Laporan tersebut juga mengatakan bahwa pengusaha Jared Kushner mungkin akan menghadiri pertemuan tersebut.
Diketahui, pada tahun 2025 telah berlangsung lima putaran negosiasi AS-Iran tentang isu nuklir dan berakhir tanpa hasil setelah Israel melancarkan operasi militer terhadap republik Islam tersebut dan AS melakukan serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni lalu.
Israel menyampaikan tuntutan terkait Iran kepada AS