Belum diketahui apakah ada korban jiwa.
Baca Juga: Utusan AS Tom Barrack Tegaskan Suriah Tak Akan Tandatangani Perjanjian Abraham, Ini Alasannya
Militer Israel mengatakan Hamas menggunakan gedung itu untuk mengumpulkan intelijen dan bahwa alat peledak telah ditanam di dekatnya.
Hamas membantah menggunakan gedung itu untuk tujuan militer, dan pihak Palestina mengatakan gedung itu telah digunakan untuk melindungi para pengungsi.
"Menara-menara ini diawasi dengan ketat, akses masuk hanya diizinkan untuk warga sipil," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dikutip SenayanPost.com dari Reuters pada 7 September 2025.
Gerakan Perlawanan Palestina itu menambahkan bahwa tuduhan Israel tersebut merupakan rencana "pengungsian paksa yang sistematis".***