Belum diketahui apakah ada korban jiwa.
Baca Juga: Utusan AS Tom Barrack Tegaskan Suriah Tak Akan Tandatangani Perjanjian Abraham, Ini Alasannya
Militer Israel mengatakan Hamas menggunakan gedung itu untuk mengumpulkan intelijen dan bahwa alat peledak telah ditanam di dekatnya.
Hamas membantah menggunakan gedung itu untuk tujuan militer, dan pihak Palestina mengatakan gedung itu telah digunakan untuk melindungi para pengungsi.
"Menara-menara ini diawasi dengan ketat, akses masuk hanya diizinkan untuk warga sipil," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dikutip SenayanPost.com dari Reuters pada 7 September 2025.
Gerakan Perlawanan Palestina itu menambahkan bahwa tuduhan Israel tersebut merupakan rencana "pengungsian paksa yang sistematis".***
Artikel Terkait
Ahmad Al Sharaa Minta Tolong Putin Bantu Hadang Agresi Israel di Suriah, Pengamat Ungkap Niat Rusia Sebenarnya
Kemungkinan Israel Penjajah Kembali Serang Iran, Veteran AS Singgung Lobi Zionis di Kongres dan Gedung Putih
Israel Penjajah Makin Dekat Bangun Kuil Ketiga Yahudi di Masjid Al Aqsa, Begini Kesaksian Direktur Urusan Internasional Wakaf Islam
Menlu Suriah Asaad Al Shaibani Temui Delegasi Israel di Paris, Fokus Bahas Tiga Hal Penting Ini
Tentara Israel Penjajah Kena Lagi, Brigade Al Qassam Luncurkan Penyergapan Kejutan