internasional

Ekonom Jeffrey Sachs Soroti Peran Amerika Serikat dalam Krisis Suriah di Tengah Memanasnya Isu-isu Terbaru

Senin, 11 Agustus 2025 | 20:56 WIB
Ekonom Jeffrey Sachs ungkap peran Amerika Serikat dalam krisis Suriah di tengah memanasnya isu-isu terbaru. (Tangkapan YouTube Antalya Diplomacy Forum)

SENAYANPOST - Krisis Suriah yang berjalan lebih dari satu dekade bukanlah persoalan internal semata, melainkan panggung bagi kepentingan geopolitik besar yang saling bertarung.

Pernyataan terbaru ekonom kenamaan Amerika Serikat (AS), Jeffrey Sachs, di Antalya Diplomacy Forum pada April 2025 kembali mengingatkan publik bahwa AS memegang peran sentral dalam memperburuk krisis Suriah.

"Perang ini bukan berasal dari Bashar al Assad. Perang ini berasal dari Washington (AS) dan Yerusalem (Israel)," tegas Jeffrey Sachs, menyudutkan narasi yang selama ini menempatkan Assad sebagai dalang utama perang.

Sachs menjelaskan bahwa sejak 2011, keputusan Washington untuk menggulingkan rezim Assad melalui operasi rahasia yang dikenal dengan nama Timber Sycamore telah membuka pintu bagi beragam kelompok bersenjata, termasuk jihadis, untuk tumbuh dan berperang.

Baca Juga: Australia akan Akui Negara Palestina September Mendatang, Anthony Albanese Tekankan Solusi Dua Negara

Dukungan militer, intelijen, dan finansial dari AS dan sekutunya menjadikan perang Suriah tidak hanya perang saudara, tapi juga perang proksi yang menyengsarakan jutaan orang.

Tiga Isu Panas yang Mempertegas Relevansi Pernyataan Sachs

Hampir empat bulan sejak pernyataan Sachs, situasi Suriah justru semakin pelik dan penuh ketegangan.

Tiga isu utama muncul sebagai gambaran betapa konflik ini masih jauh dari kata damai:

1. Normalisasi Hubungan Israel-Suriah: Pilih Jalan Perdamaian atau Pengkhianatan?

Wacana normalisasi hubungan diplomatik antara Suriah dan Israel yang dulu nyaris tak terbayangkan kini mulai menguat, menimbulkan polemik hebat.

Kelompok oposisi dan perlawanan, termasuk yang berada di bawah pengaruh HTS, menganggap normalisasi sebagai pengkhianatan terhadap rakyat Palestina dan perjuangan anti-Israel selama puluhan tahun.

Baca Juga: Pemerintah Suriah Kutuk dan Kecam Keras Aparat Keamanan Geruduk Rumah Sakit Nasional di Suwayda, Mendagri Anas Khattab Janjikan Investigasi

Namun, ada yang melihat langkah ini sebagai strategi pragmatis rezim baru Damaskus untuk mendapatkan dukungan internasional dan mengakhiri isolasi.

Halaman:

Tags

Terkini