internasional

Donald Trump Klaim Bakal Ada Serangan Besar-Besaran dari Israel ke Iran

Selasa, 17 Juni 2025 | 15:37 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donal Trump Klaim Israel akan Ada Serangan Besar-Besaran Israel terhadap Iran (pixabay)

SENAYANPOST - Saling serang antara Israel dan Iran membuat perhatian publik dunia, termasuk Donald Trump Presiden Amerika Serikat pun ikut angkat bicara.

Sebagai presiden dari negara sekutunya Israel, Donal Trump mendesak penduduk Iran untuk meninggalkan Teheran.

Hal itu disampaikan Donald Trump setelah sebelumnya peringatan yang sama dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu perihal Israel yang akan melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Iran.

"Semua orang harus segera mengungsi dari Teheran!" tulis Donal Trump, dikutip dari NY Post, Selasa, 17 Juni 2025.

Baca Juga: Prediksi AM Hendropriyono soal Perang Tarif Donald Trump: Tiga Bulan Lagi...

Militer Israel sebelumnya telah mengeluarkan pemberitahuan, yang mendesak untuk penduduk satu distrik di Teheran agar mengungsi.

Terkait hal itu, Trump tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pernyataannya. Kendati demikian, kini tercatat hampir 10 juta orang tinggal di Kota Teheran, Iran.

Peringatan itu muncul saat Israel meningkatkan serangannya di Iran, usai sebelumnya ibu kota Tel Aviv, Israel dihujani rudal-rudal dari Iran.

Pihak militer Israel beralasan serangan itu ditujukan untuk menghancurkan proyek nuklir Iran.

Baca Juga: Operasi True Promise 3: Iran Hujani Tel Aviv dan Haifa dengan Rudal Balistik, Warga Israel Sebut Seperti Hari Kiamat

Hingga kini, dua negara di Timur Tengah tersebut masih enggan berunding untuk mengakhiri konflik, meski telah menimbulkan korban jiwa di kedua belah pihak.

Di sisi lain, konflik Iran dan Israel memicu kekhawatiran internasional akan eskalasi lebih lanjut. Situasi ini menandai salah satu titik paling genting, dalam hubungan kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

"Saya berharap akan ada kesepakatan. Saya rasa ini saat yang tepat untuk mencapai kesepakatan. Kita akan lihat apa yang terjadi," ujar Trump kepada para jurnalis sebelum berangkat ke KTT G7 di Kanada, sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa, 17 Juni 2025.***

Tags

Terkini