internasional

Alasan Coca Cola Tarik Tarik Produknya di Eropa, Jika di Indonesia?

Kamis, 30 Januari 2025 | 18:53 WIB
Coca-Cola Tarik Ribuan Produk di Eropa

Namun, cabang Coca-Cola di Prancis menyebutkan bahwa analisis dari para ahli independen menunjukkan risiko akibat konsumsi produk tersebut sangat rendah.

"Kami belum menerima keluhan apa pun dari konsumen tentang masalah ini," klaim perusahaan.

Sejumlah produk Coke dan Fuze Tea memang telah dikirim ke Prancis, tetapi hingga saat ini, belum ada perintah resmi untuk menarik produk tersebut dari pasar Prancis.

Atas kejadian ini, Coca-Cola Europacific Partners menyampaikan permintaan maaf.

Baca Juga: Resep Minuman Penurun Darah Tinggi dan Kolesterol, Bahannya Gampang Dicari!

Kandungan klorat tinggi dalam produk pertama kali terdeteksi melalui pemeriksaan rutin di fasilitas produksi di Ghent.

Produk-produk yang teridentifikasi mengandung kadar klorat tinggi memiliki kode produksi antara 328 GE hingga 338 GE.

Beberapa merek yang turut terdampak dalam penarikan ini antara lain, Minute Maid, Nalu, Royal Bliss dan Tropico.

Saat ini, Coca-Cola Europacific Partners telah berkoordinasi dengan otoritas terkait di masing-masing negara yang terdampak untuk menangani permasalahan ini.

Baca Juga: Pasar Minuman Rasa Siap Minum di Indonesia Tumbuh, Ale-Ale Kenalkan Produk Baru

Keberadaan klorat dalam makanan dan minuman bukanlah hal baru. Pada 2014, laboratorium kontrol resmi menemukan kandungan ini secara tidak sengaja.

Setahun kemudian, EFSA memperingatkan bahwa kadar klorat dalam makanan dan air minum cukup tinggi dan bisa berdampak pada kesehatan, terutama bagi bayi dan anak-anak.

Dampak kesehatan akibat paparan klorat, mencakup gangguan tiroid akibat terganggunya penyerapan yodium.

Efek jangka panjangnya dapat menyebabkan gangguan produksi sel darah merah, serta perubahan pada komposisi sumsum tulang.

Wanita hamil dengan gangguan fungsi tiroid juga termasuk kelompok berisiko.

Halaman:

Tags

Terkini