internasional

Detik-detik Syahidnya Yahya Sinwar versi Israel, Sempat Lempar Tongkat ke Arah Drone Penjajah

Jumat, 18 Oktober 2024 | 18:07 WIB
Israel penjajah rilis detik-detik syahidnya Yahya Sinwar Kepala Biro Politik Hamas di Rafah, Gaza bagian selatan. (X.com/@OmarHamadD)

Penampakan orang yang diduga Yahya Sinwar menurut versi Israel. (IDF)

Pada tahap ini, juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan, Sinwar hanya diidentifikasi sebagai seorang pejuang, tetapi pasukan masuk dan menemukannya dengan senjata, jaket antipeluru dan 40.000 shekel.

"Ia mencoba melarikan diri dan pasukan kami menghabisinya," katanya kepada wartawan dalam jumpa pers yang disiarkan di televisi. Hamas sendiri belum memberikan komentar apa pun, tetapi sumber-sumber dalam kelompok itu mengatakan bahwa indikasi yang mereka lihat menunjukkan bahwa Sinwar memang dibunuh oleh pasukan Israel. Puluhan operasi yang dilakukan oleh IDF dan ISA selama setahun terakhir, dan dalam beberapa minggu terakhir di daerah tempat ia dihabisi, membatasi pergerakan operasional Yahya Sinwar saat ia dikejar oleh pasukan dan menyebabkan ia dihabisi," kata militer Israel dalam sebuah pernyataan pada 18 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Dalam bulan-bulan terakhir hidupnya, Sinwar, arsitek utama serangan 7 Oktober 2023 terhadap Israel yang memicu perang di Gaza, tampaknya telah berhenti menggunakan telepon dan peralatan komunikasi lain yang memungkinkan badan intelijen Israel yang kuat untuk melacaknya.

Baca Juga: Netanyahu Kirim Pesan untuk Warga Gaza Usai Klaim Bunuh Yahya Sinwar

Pejabat Israel mengatakan mereka yakin ia bersembunyi di salah satu jaringan terowongan besar yang digali Hamas di bawah Gaza selama dua dekade terakhir, tetapi karena semakin banyak terowongan yang ditemukan oleh pasukan Israel, bahkan terowongan itu pun tidak menjamin ia lolos dari penangkapan.

Kepala militer Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi, mengatakan pengejaran Israel terhadap Sinwar selama setahun terakhir membuatnya "bertindak seperti buronan, menyebabkan dia berpindah lokasi beberapa kali".

Pejabat Israel, yang mengenal Sinwar sebagai musuh yang kejam dan berkomitmen, telah lama khawatir bahwa dia telah mengelilingi dirinya dengan beberapa dari 101 sandera Israel dan asing yang masih ditahan di Gaza sebagai perisai manusia untuk melindungi dirinya dari serangan Israel.

Namun tidak ada sandera yang ditemukan di dekatnya ketika dia akhirnya terjebak pada hari Rabu, meskipun Hagari mengatakan sampel DNA-nya ditemukan di sebuah terowongan beberapa ratus meter dari tempat enam sandera Israel dieksekusi oleh Hamas pada akhir Agustus.***

Halaman:

Tags

Terkini