Baca Juga: Ini Sikap Tegas Iran atas Gugurnya Pemimpin Hizbullah Lebanon Hasan Nasrallah
"Tidak ada korban di antara pasukan dan insiden itu terkendali," kata pernyataan militer itu.
Di Nuseirat, salah satu dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Gaza, serangan Israel menghantam sebuah sekolah yang menampung keluarga-keluarga Palestina yang mengungsi dan menewaskan tiga orang, kata petugas medis.
Pejabat kesehatan Palestina mengatakan serangan Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 43 orang pada hari Selasa.
Hizbullah mulai menembakkan roket ke Israel hampir setahun yang lalu, untuk mendukung sekutunya Hamas dalam perang di Gaza, yang dimulai setelah kelompok perlawanan itu melancarkan serangan paling mematikan dalam sejarah Israel pada tanggal 7 Oktober.
Serangan itu, yang menurut Israel menewaskan 1.200 orang dan lebih dari 250 orang disandera, memicu perang yang telah menghancurkan Gaza, menggusur sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya dan menewaskan lebih dari 41.600 orang, menurut otoritas kesehatan Gaza.***