Juru bicara itu juga menegaskan bahwa mimpi buruk bagi penjajah Israel di Tepi Barat dan Yerusalem akan segera datang.
Baca Juga: Mantan Wakil Kepala BIN : Jika Kita Memakai Aksara Hanacaraka Hacker Sulit Membobol Jaringan Cyber
Ia juga menegaskan bahwa faksi Perlawanan bersatu untuk mengusir penjajah Israel dan antek-anteknya.
"Semua dari dua puluh empat brigade kami, bersama dengan semua faksi perlawanan, berperang melawan musuh dan mengalahkannya di berbagai bagian Jalur Gaza, dan musuh terus menerima pukulan menyakitkan di mana pun mereka menembus Jalur Gaza, dan apa yang ditulis oleh mujahidin kami di Shuja'iyya dan di tempat lain adalah bukti kekuatan," tandasnya.***