internasional

Pertama Kalinya, Brigade Al Qassam Gunakan Rudal Antitank dalam Operasi Badai Al Aqsa di Gaza

Selasa, 25 Juni 2024 | 15:31 WIB
Brigade Al Qassam, sayap militer Hamas merilis dokumentasi penggunaan ATGM atau rudal antitank untuk melawan Israel penjajah di Gaza. (t.me/qassambrigades)
 

SENAYANPOST - Brigade Al Qassam, sayap militer dari Hamas merilis dokumentasi operasi terbaru di Gaza dengan menggunakan Antitank Guided Missile (ATGM) atau rudal antitank.

ATGM yang digunakan pejuang Al Qassam tersebut menargetkan pengangkut personel lapis baja (APC) yang dimiliki tentara penjajah Israel.

Operasi tersebut merupakan momen penting di mana pejuang Palestina pertama kalinya menggunakan ATGM sejak Badai Al Aqsa dimulai pada 7 Oktober 2023.

Baca Juga: Arab Saudi Sebut 1301 Jemaah Haji Meninggal Dunia Akibat Cuaca Panas Ekstrem, 83 Persen Tidak Memiliki Izin Resmi

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Mayadeen English, pejuang Al Qassam memantau pasukan pendudukan Israel (IOF) yang ditempatkan di perbatasan Palestina-Mesir pada hari Minggu, sebelum menembakkan rudal dan menghancurkan pengangkut personel lapis baja.

Rekaman tersebut mengungkapkan bahwa pejuang Al Qassam menggunakan apa yang disebut Unit Media Militernya sebagai "Red Arrow," yang merupakan varian dari ATGM HJ-8 yang dikembangkan oleh Tiongkok.

Seperti yang terlihat dalam serangan tersebut, pejuang Al Qassam memantau posisi pasukan lapis baja Israel, yang mencakup APC Ofek, yang biasanya digunakan untuk tujuan komando dan kontrol.

Baca Juga: Situasi Perbatasan Kian Memanas, Hizbullah Kirim Video Peringatan pada Israel Penjajah

APC ini didasarkan pada versi lama tank tempur utama Merkava dan dilengkapi dengan berbagai peralatan komunikasi, ditempatkan di jembatan yang menggantikan senjata utama 105 mm dan sistem ofensif lainnya.

Dengan menggunakan versi rudal HJ-8, seorang pejuang Al Qassam menembak dan mengarahkan amunisi ke kendaraan Ofek, sehingga mengenai sasaran secara langsung dan kemudian membakar kendaraan tersebut.

Rudal HJ-8 yang digunakan dalam video tersebut dilaporkan adalah versi yang lebih ringan, yang diberi nama HJ-8L, dan dirancang agar lebih mudah diangkut, tetapi tetap memiliki kemampuan menembus lapis baja yang hebat, seperti yang terlihat dalam rekaman.

Baca Juga: Beda dari Klaim AS, Netanyahu Bakal Terus Perangi Hamas di Gaza

Pasukan Israel terlihat melarikan diri dari area serangan, karena pasukan penyelamat kemudian dikirim ke area tersebut untuk menyelamatkan korban dan kendaraan yang hancur.

Pejuang Al Qassam kemudian menembakkan peluru artileri roket Rajoum 114 mm ke arah pasukan penyelamat.

Halaman:

Tags

Terkini