internasional

Presiden AS Joe Biden Bakal Stop Pasok Senjata ke Israel, Jika Netanyahu Lakukan Hal Fatal Ini

Minggu, 10 Maret 2024 | 21:13 WIB
Presiden AS Joe Biden mengatakan hal yang berlawanan terkait isu Israel dan Palestina di Gaza belum lama ini. (Instagram.com/@potus)

SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa pihaknya akan stop pasok senjata ke penjajah Israel jika lakukan hal ini.

Joe Biden menegaskan bahwa jika penjajah Israel menyerang Rafah, maka AS akan berhenti memasok senjata untuk negara Zionis tersebut.

Menurut Joe Biden, Rafah adalah garis merah terkait kebijakan AS terhadap penjajah Israel.

Meskipun begitu, orang nomor satu AS itu tetap mendukung penjajah Israel, sebuah pernyataan yang cukup membingungkan.

"Pertahanan Israel masih penting, jadi tidak ada garis merah (di mana) saya akan memotong semua senjata sehingga mereka tidak memiliki Iron Dome untuk melindungi mereka," kata Joe Biden pada 10 Maret 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Baca Juga: Abu Ubaidah Umumkan 7 Tawanan Hamas yang Tewas di Tangan Tentara Zionis Israel

"Tetapi ada garis merah yang jika dia melewatinya…," lanjut Biden.

Biden menambahkan bahwa pemerintahannya 'tidak dapat menyebabkan 30.000 lebih warga Palestina tewas'.

Bukan sekali ini Biden menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak terlalu ofensif di Gaza.

Dalam beberapa kritiknya yang paling tajam terhadap pemimpin Israel tersebut, Biden juga mengatakan bahwa Netanyahu 'lebih merugikan Israel daripada membantu Israel'.

AS juga menekan Netanyahu untuk lebih memperhatikan hilangnya nyawa tak berdosa di Gaza.

Baca Juga: Hari ke-154 Perang di Gaza, Abu Ubaidah Sebut Dunia Internasional Gagal Hentikan Rencana Penjajah Israel

Meskipun Biden dengan tegas mendukung Israel dalam kampanyenya untuk menghancurkan Hamas, pemerintahannya semakin berselisih dengan Netanyahu mengenai besarnya korban sipil di Gaza dan pembatasan bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Sayangnya, orang-orang yang berada di lingkaran terdekat Netanyahu semakin menunjukkan warna aslinya dengan memprovokasi Palestina dan Masjid Al Quds.

Halaman:

Tags

Terkini