"Pidato publik tidak resmi, wawancara, garis piket, pawai, rapat umum atau demonstrasi publik apa pun yang mungkin menyiratkan sanksi atau dukungan dari (Departemen Pertahanan) atau Dinas Militer." kata juru bicara Angkatan Udara AS pada 26 Februari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Time.
Baca Juga: ICJ Gelar Dengar Pendapat soal Pendudukan Israel di Palestina, Indonesia Kebagian Tanggal Segini
Bushnell, yang mengenakan seragam pada hari Minggu di Washington, adalah seorang insinyur DevOps yang berbasis di San Antonio, Texas, menurut profil LinkedIn-nya.
Bushnell dilaporkan mengirim pesan ke media sebelum rencana bakar diri.
“"Hari ini, saya berencana untuk melakukan aksi protes ekstrem terhadap genosida rakyat Palestina," dia memperingatkan.
Dia juga dilaporkan menyiarkan langsung tindakan tersebut di platform penyiaran web Twitch, yang sejak itu telah menghapus video tersebut karena pelanggaran pedoman.
"Saya tidak akan lagi terlibat dalam genosida. Saya akan melakukan aksi protes ekstrem," ulang penerbang tersebut, dalam sebuah rekaman sambil berjalan menuju halaman kedutaan Israel.
"Tetapi dibandingkan dengan apa yang dialami orang-orang di Palestina di bawah penjajahan mereka, hal ini tidaklah ekstrim sama sekali. Inilah yang diputuskan oleh kelas penguasa sebagai hal yang normal," lanjutnya.
Baca Juga: Bagaimana Israel Berfikir ?
Setelah Bushnell menyiram dirinya dengan cairan dan meraih korek api, petugas penegak hukum atau keamanan yang tidak dikenal terdengar bertanya di luar layar,
"Ada yang bisa saya bantu?" Setelah membakar dirinya sendiri, dia berulang kali meneriakkan "Bebaskan Palestina".
Protes telah menjadi hal biasa terhadap tindakan militer Israel di Gaza serta terhadap dukungan AS untuk Zionis sejak pecahnya perang setelah serangan kelompok pejuang Palestina pada 7 Oktober yang menurut para pejabat Israel menewaskan sekitar 1.200 orang.
Kementerian Kesehatan Gaza, yang diawasi oleh Hamas, mengatakan bahwa pemboman Tel Aviv terhadap daerah kantong tersebut telah menewaskan sekitar 30.000 orang.***