internasional

Hamas Buka Suara Terkait Dua Tawanan yang Bebas, Temukan Fakta Lapangan Ini

Selasa, 13 Februari 2024 | 17:02 WIB
Hamas memberikan keterangan resmi terkait dua tawanan yang diselamatkan Israel di tengah bombardir Rafah. (t.me/hamas.ps)

"Perayaan penjajah atas bebasnya dua sandera di sebuah apartemen, menurut pengakuannya, setelah periode ini (128 hari) dan melalui operasi keamanan militer yang kompleks, seperti yang mereka gambarkan, adalah upaya untuk meningkatkan moral yang runtuh dari tentara penjajah, mengingat kegagalan besar dalam mencapai tujuan mereka," ujarnya.

Diketahui, terdapat 134 tawanan yang merupakan warga Israel tersisa yang berada di tangan Hamas.

Dalam empat bulan terakhir, Israel mati-matian untuk menyelamatkan para tawanan.

Puluhan di antaranya dinyatakan tewas akibat bombardir udara Israel.

Baca Juga: Hamas Tawarkan Gencatan Senjata 3 Tahap dalam 135 Hari ke Israel, Begini Isinya

Sementara Israel tidak mencapai tujuan apa pun, Hamas mengklaim 134 tawanan tersisa adalah pencapaian gerakan Perlawanan Palestina.

"Setelah lebih dari empat bulan berturut-turut, tentara penjajah mengumumkan bahwa 134 tahanan masih berada dalam kepemilikan Brigade Al Qassam, dan ini merupakan pencapaian perlawanan," lanjutnya.***

Halaman:

Tags

Terkini